Pihak Kim Soo Hyun Menuduh Rekaman Audio Kim Sae Ron Dibuat oleh AI

Agensi Kim Soo Hyun menegaskan bahwa rekaman audio Kim Sae Ron adalah palsu dan buatan AI.

Pihak Kim Soo Hyun Menuduh Rekaman Audio Kim Sae Ron Dibuat oleh AI
Agensi Kim Soo Hyun buka suara soal rekaman audio Kim Sae Ron.

INILAHKORAN, Bandung - Setelah keluarga Kim Sae Ron melakukan konferensi mendesak, Agensi Kim Soo Hyun, Gold Medalist kembali turun tangan.

Gold MedalistAgensi Kim Soo Hyun, merilis pernyataan resmi yang mengatakan, “Garosero mengklaim pada konferensi pers mereka bahwa mereka memperoleh Rekaman Audio yang melibatkan mendiang aktris Kim Sae Ron."

"Namun, Audio yang diduga itu sepenuhnya direkayasa. Gold Medalist yakin bahwa berkas itu dibuat menggunakan AI atau teknologi serupa,” tutur Agensi Kim Soo Hyun.

Agensi tersebut kemudian membahas "informan" yang disebutkan oleh Garosero, "orang yang mengirimkan Rekaman tersebut kepada Garosero, selanjutnya disebut sebagai 'penyedia Audio' adalah seorang penipu yang juga menghubungi kami dengan mengaku memiliki berkas Audio di mana mendiang Kim Sae Ron membuat pernyataan yang menguntungkan tentang Kim Soo Hyun."

"Orang ini meminta uang dan mengirimkan sebagian Audio tersebut kepada kami, yang ternyata telah dimanipulasi. Kami tidak memenuhi satu pun tuntutan mereka," lanjutnya.

“Penyedia Audio ini sama sekali tidak memiliki hubungan dengan mendiang Kim Sae Ron. Setelah upaya penipuan mereka gagal terhadap kami, mereka berkolusi dengan Garosero untuk merilis Rekaman palsu."

"Kami sangat yakin bahwa suara dalam Audio tersebut direkayasa menggunakan AI, dan saat ini kami sedang menjalani verifikasi teknis. Setelah hasilnya tersedia, kami akan segera mengungkapkannya,” sambungnya.

Mengenai klaim Garosero tentang "foto serangan", Agensi tersebut menyatakan, "foto itu adalah kebohongan yang keterlaluan dan sama sekali tidak masuk akal. Faktanya, itu adalah gambar yang mudah ditemukan melalui pencarian internet dasar."

"Garosero dan penyedia Audio hanya mengunduh gambar tersebut dan secara keliru melabelinya sebagai 'foto serangan'," tambah Agensi Kim Soo Hyun.

Agensi Kim Soo Hyun itu menegaskan, “konferensi pers ini adalah rekayasa lain dari Garosero, yang ditujukan untuk meneror Kim Soo Hyun di tengah masalah hukum mereka yang melibatkan pencemaran nama baik, penguntitan, kejahatan cybersex, dan rekayasa bukti."

"Ini menjadi bukti nyata bahwa klaim Garosero di masa lalu adalah palsu dan dimanipulasi.”

“Tindakan Garosero merupakan bentuk kejahatan baru yang melibatkan AI, dan upaya mereka untuk menghancurkan karakter Kim Soo Hyun melalui bukti palsu merupakan tindak pidana serius."

"Mereka akan menghadapi konsekuensi hukum yang sesuai. Kami akan segera mengajukan pengaduan atas pelanggaran Undang-Undang Anti-Penguntitan dan Undang-Undang Jaringan Informasi dan Komunikasi (pencemaran nama baik)."

"Kami akan bekerja sama erat dengan penegak hukum untuk memastikan Garosero dimintai pertanggungjawaban di bawah hukum.”

Badan tersebut memperingatkan bahwa kasus ini menyoroti munculnya media yang dihasilkan AI sebagai bentuk baru kejahatan digital, sehingga memerlukan perhatian segera dan preseden hukum.***


Editor : Irma Nurfajri