Pilbup Bogor 2024, Sulhajji Jompa Bakal Cabup ke-8 yang Kembalikan Berkas ke PPP Kabupaten Bogor

Sulhajji Jompa menjadi kandidat ke 8 yang mengembalikan berkas pencalonan untuk Pilbup Bogor 2024 ke DPC PPP Kabupaten Bogor.

Pilbup Bogor 2024, Sulhajji Jompa Bakal Cabup ke-8 yang Kembalikan Berkas ke PPP Kabupaten Bogor
Sulhajji Jompa yang ditemui di kantor DPC PPP Kabupaten Bogor mengatakan, pengembalian berkas ini bagian dari kesiapan untuk maju di Pilbup Bogor 2024. (reza zurifwan)

INILAHKORAN, Bogor - Sulhajji Jompa menjadi kandidat ke 8 yang mengembalikan berkas pencalonan untuk Pilbup Bogor 2024 ke DPC PPP Kabupaten Bogor.

Sulhajji Jompa yang ditemui di kantor DPC PPP Kabupaten Bogor mengatakan, pengembalian berkas ini bagian dari kesiapan untuk maju di Pilbup Bogor 2024.

"Pengembalian berkas ke DPC PPP Kabupaten Bogor ini bukti keriusan dan kesiapan saya sebagai salah satu Cabup di Pilbup Bogor 2024," kata Sulhajji Jompa kepada wartawan, Rabu 29 Mei 2024.

Selain PPP, fungsionaris Partai Golkar ini juga merupakan orang ke-8 yang mengembalikan berkas pencalonan yang sama ke DPC PKB Kabupaten Bogor.

"Selain PPP dan PKB, saya juga sudah berkomunikasi dengan PKS. Komunikasi juga dilakukan ke kepengurusan partai politik tersebut di tingkat Jawa Barat maupun pusat," tuturnya

Sementara itu, Ketua Desk Pilkada DPC PPP Kabupaten Bogor Ferry Roveo Checanova menerangkan bahwa sebenarnya ada 9 orang yang mendaftarkan diri ke DPC PPP Kabupaten Bogor.

Dari 9 orang tersebut, baru 8 orang yang mengembalikan berkas dan semuanya dari tokoh eksternal.

"Hingga saat ini baru 8 orang yang mengembalikan berkas, dan akan ditutup pendaftarannya di tanggal 2 Juni mendatang," terang Ferry Roveo Checanova.

Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Bogor itu melanjutkan setelah pendaftaran ditutup maka akan dilakukan fit and proper test dan akan ditentukan apakah DPC PPP Kabupaten Bogor bakal akan mengincar kursi Cabup atau Cawabup Bogor. 

"Penentuan kursi Cabup-Cawabup Bogor  akan ditentukan nanti setelah tahapan fit and proper test," lanjutnya. (reza zurifwan)


Editor : Doni Ramdhani