PKK dan Posyandu Disebut Mitra Strategis, Dadang Supriatna Dorong Peran Lebih Optimal
Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan bahwa PKK dan Posyandu merupakan mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan berbagai program pembangunan daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan bahwa PKK dan Posyandu merupakan mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan berbagai program pembangunan daerah.
“Tanpa dukungan PKK dan Posyandu, program pemerintah belum tentu bisa berjalan optimal. PKK juga dapat menjadi corong informasi dalam menyosialisasikan program-program pemerintah kepada masyarakat,” kata Dadang Supriatna saat menghadiri pelantikan Ketua TP PKK dan TP Posyandu Kecamatan se-Kabupaten Bandung, Jumat 27 Maret 2026.
Dadang Supriatna juga menyoroti pentingnya peran kader PKK yang jumlahnya mencapai sekitar 28 ribu orang di Kabupaten Bandung. Dia meminta seluruh kecamatan untuk melakukan pendataan secara menyeluruh, termasuk memastikan keaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan.
“Saya minta tidak ada kader PKK yang kepesertaan BPJS kesehatannya tidak aktif,” ujarnya
Selain itu, dia menyampaikan rencana kehadiran Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) pada 14 April 2026 mendatang, terkait program bantuan rumah layak huni bagi masyarakat Kabupaten Bandung.
“Insyaallah Kabupaten Bandung akan mendapatkan bantuan rumah layak huni sekitar 5.000 unit. Ini penting, karena keberhasilan program PKK juga ditunjang ketersediaan rumah yang layak huni bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Emma Dety Permanawati menegaskan pentingnya peran strategis PKK dan Posyandu dalam mendukung program pembangunan pemerintah, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.
Emma menyampaikan, penyelenggaraan kegiatan tersebut merupakan amanat dari berbagai regulasi, di antaranya Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 36 Tahun 2020 serta Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017 tentang Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga.
“PKK dan Posyandu memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan program-program prioritas pemerintah, baik pusat maupun daerah,” ujarnya.
Dia menekankan PKK dan Posyandu merupakan dua pilar utama dalam pembangunan keluarga dan masyarakat. Melalui 10 Program Pokok PKK, upaya peningkatan kualitas hidup keluarga terus didorong di berbagai sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, ekonomi hingga lingkungan hidup.
Sementara itu, Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat juga memiliki peran penting dalam mendukung Standar Pelayanan Minimal (SPM), meliputi bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum linmas), serta sosial.
Emma juga mengingatkan agar seluruh pengurus TP PKK dan TP Posyandu dapat menjalankan tugas dengan mengedepankan prinsip kemitraan, keswadayaan, serta semangat gotong-royong.
“Saya berharap seluruh potensi yang ada di Kabupaten Bandung dapat dioptimalkan, termasuk menjalin kemitraan dengan berbagai OPD dan lembaga untuk mendukung pelaksanaan program,” katanya.
Selain itu, ia mendorong agar dilakukan pemetaan terhadap program prioritas pemerintah, seperti ketahanan pangan, peningkatan ekonomi masyarakat, pemberian makanan bergizi bagi anak, serta peningkatan pelayanan sosial dasar.
Emma juga menegaskan pentingnya nilai integritas, kepedulian, keteladanan, dan semangat gotong royong bagi para Ketua TP PKK dan TP Posyandu dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat.
“Kita harus menjadi teladan dalam menggerakkan masyarakat serta selalu mendahulukan kepentingan bersama,”katanya.
Editor : Doni Ramdhani


