PLN dan Warga Bersihkan Eceng Gondok di Saguling, Populasi Nyamuk Mulai Ditekan

PLN dan warga Rancapanggung bahu-membahu membersihkan eceng gondong di Waduk Saguling untuk menekan populasi nyamuk

PLN dan Warga Bersihkan Eceng Gondok di Saguling, Populasi Nyamuk Mulai Ditekan

INILAHKORAN.ID - Upaya pembersihan ratusan hektare eceng gondok yang menyelimuti Waduk Saguling kini mulai menunjukkan hasil nyata bagi kenyamanan masyarakat. 

Operasi pembersihan dipusatkan di Desa Rancapanggung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB) lantaran sebagai wilayah dengan penyebaran gulma terluas, terus berjalan intensif dengan dukungan alat berat dan personel gabungan. 

Pelan tapi pasti, langkah untuk memutus rantai perkembangbiakan serangga pengganggu yang sempat meluas hingga ke pemukiman warga, sekaligus mengembalikan fungsi ekosistem perairan waduk.

Sekretaris Desa Rancapanggung, Yedi Setiadi mengatakan, aktivitas pengangkatan eceng gondok oleh PT PLN Indonesia Power bersama dinas terkait masih berlangsung setiap hari di berbagai titik yang tertutup rapat. 

Menurutnya, perubahan kondisi lingkungan mulai terasa berdampak langsung pada penurunan jumlah nyamuk yang selama ini menjadi keluhan utama warga. 

Meskipun belum sepenuhnya hilang, ia tak memungkiri, kepadatannya jauh berkurang dibandingkan sebelum area terbuka air waduk dibersihkan dari hamparan tanaman air tersebut.

"Kami melihat perbaikan yang signifikan. Nyamuk memang masih ada di beberapa titik, tetapi tidak sepadat dan seganas sebelumnya ketika seluruh permukaan air tertutup tanaman tersebut," kata Yedi, Sabtu (25/7/2026).

"Untuk memperkuat hasil ini, pemerintah desa juga rutin melakukan pengasapan atau fogging setiap dua hari sekali di wilayah yang menjadi titik rawan, dengan biaya operasional sepenuhnya ditanggung oleh desa," jelasnya.

Sebelumnya, serangan nyamuk yang bersumber dari area waduk sempat meluas dari lima wilayah awal hingga hampir menyelimuti seluruh Desa Rancapanggung mengganggu aktivitas warga mulai sore hingga malam hari dan bahkan memenuhi area kantor desa. 

Namun, operasi pembersihan yang digelar sejak 29 Juni 2026 ini melibatkan kekuatan besar dari berbagai pihak, mulai dari PT PLN Indonesia Power UBP Saguling, Pemkab Bandung Barat, BBWS Citarum, Dinas PSDA Jabar, TNI, Polri, hingga relawan masyarakat.

Manajer Administrasi UBP Saguling PT PLN Indonesia Power, Huta Rianto menyebut, tantangan lapangan yang dihadapi. Dari total 120 hektare perairan yang tertutup eceng gondok di 13 titik berbeda, sekitar 70 hektare berada di wilayah Rancapanggung menjadikannya area prioritas utama. 

Bahkan, untuk penyelesaian total di wilayah ini saja dibutuhkan waktu sekitar dua bulan kerja penuh setiap hari.

"Kami mengerahkan dua unit alat berat, perahu ponton, dan armada pengangkut yang kini difokuskan sepenuhnya di Rancapanggung, sementara pembersihan paralel tetap berjalan di tiga lokasi lain di Kecamatan Cililin dan empat lokasi di Kecamatan Cihampelas," jelas Huta.

"Target kami ke depan, mengangkat sekitar 30 persen total eceng gondok dalam satu bulan ke depan untuk mempercepat pemulihan perairan dan perlindungan masyarakat," tegasnya.


Editor : Ahmad Sayuti