Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana Minta Paradigma Pengelolaan Sampah Diubah
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cimahi, Ngatiyana menilai paradigma lama pengelolaan sampah yang hanya kumpul, angkut, buang, harus diubah
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cimahi, Ngatiyana menilai paradigma lama pengelolaan sampah yang hanya kumpul, angkut, buang, harus diubah.
Pasalnya, menurut Ngatiyana hal itu tidak akan menjadi solusi untuk mengentaskan permasalahan sampah yang hingga saat ini belum ada titik temu di Kota Cimahi khususnya.
"Seharusnya paradigmanya diubah menjadi pengelolaan sampah skala dengan penekanan pada upaya pemilahan dan pengurangan timbunan sampah di hulu," kata ngatiyana.
Ia menilai, pembagian peran pengelolaan sampah mulai dari hulu hingga ke hilir harus diwujudkan, lantaran pemerintah tidak bisa menyelesaikan permasalahan sampah tanpa melibatkan pihak lain.
Baca Juga: Bappelitbangda Minta SKPD Selesaikan Isu Strategis Pembangunan Kabupaten Cirebon
"Pengelolaan sampah yang salah seperti dibakar, ditimbun, menjadi salah satu sumber emisi gas rumah kaca khususnya gas methan, yang dapat menyebabkan terjadinya perubahan iklim," jelasnya.
Pada tahun 2022, sambung dia, tema HPSN yaitu Kelola Sampah Kurangi Emisi Bangun Proklim. Tema diambil dari perspektif perubahan iklim yang dirasakan pada cuaca ekstrim di beberapa minggu terakhir.
Oleh karenanya, ia berharap pengeolaan sampah skala dapat diintegrasikan dengan program kampung iklim yang sudah ada di Kota Cimahi.
Baca Juga: Bagikan 100 Ribu Masker Gratis, BNPB Sebut Cimahi Kota Istimewa
"Tujuannya agar target pengurangan sampah dan target pengurangan emisi gas rumah kaca dapat tercapai," ujarnya.
"Salah satunya dengan meningkatkan peran bank sampah dalam pengurangan sampah dari masyarakat," sambungnya.
Guna mencapai target pengurangan sampah serta pengurangan emisi gas rumah kaca, lanjut dia, dibutuhkan kontribusi dan kerja sama yang komprehensif dari berbagai pihak, pemerintah, pelaku usaha, institusi non pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat.
Baca Juga: Rupanya Sosok Ini Dibalik Keberhasilan Akademi Persib Cimahi Cetak Pemain Muda Berbakat
"Saya berharap peringatan HPSN bisa terwujud dalam aksi di lapangan dengan upaya pengelolaan lingkungan bersama-sama lewat pengurangan sampah dan pengurangan emisi gas rumah kaca," pungkasnya.*** (agus satia negara)
Editor : inilahkoran


