Polda Jabar Siapkan Opsi Contraflow Antisipasi Macet di KM 152 Tol Cipali
Polda Jawa Barat menyiapkan opsi contraflow, guna mengantisipasi kemacetan di titik pertemuan KM 152 Tol Cipali, pada arus mudik lebaran tahun ini.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Polda Jawa Barat menyiapkan opsi contraflow, guna mengantisipasi kemacetan di titik pertemuan KM 152 Tol Cipali, pada arus mudik lebaran tahun ini.
Wadirlantas Polda Jabar AKBP Edwin Afandi mengatakan, kemacetan berpotensi terjadi di titik pertemuan arus kendaraan dari arah Tol Cipali dan Tol Cisumdawu.
“Ada pertemuan di KM 152 Tol Cipali dimana arus kendaraan dari Jakarta dan arus lain dari Tol Cisumdawu akan bertemu di KM 152, kita antisipasi," ujarnya usai rapat koordinasi angkutan lebaran belum lama ini.
Opsi contraflow lanjut Edwin akan dilakukan antara KM 147-169, guna mengantisipasi kepadatan kendaraan di titik temu KM 152 Tol Cipali-Tol Cisumdawu.
"Tentunya ini kita akan antisipasi dengan membuat contraflow di KM 147-169 untuk menghindari kepadatan akibat pertemuan arus lalu lintas di KM 152 dan hambatan di rest area KM 166," ucapnya.
Pemberlakuan contraflow imbuh Edwin bersifat tentatif, tergantung situasi dan kondisi arus lalu lintas di kawasan tersebut.
Sedangkan untuk jalur Puncak, Kabupaten Bogor. Polda Jabar kata dia berencana akan memberlakukan ganjil genap, ketika kepadatan arus kendaraan terjadi.
"Selama Operasi Ketupat Lebaran 2024, jalur Puncak akan diberlakukan rekayasa genap ganjil saat arus lalu lintas dalam kondisi padat. Tentunya harus ada pembatasan arus lalu lintas yang akan masuk ke wilayah Puncak,” imbuhnya.
Selain itu, opsi contraflow juga dimungkinkan untuk dilakukan untuk mengurai kemacetan di Puncak, terutama saat lebaran karena kerap menjadi tujuan wisata masyarakat.
"Meski begitu, apabila situasi kawasan Puncak dalam kondisi misalnya urgensi ataupun dalam kondisi bencana dan sebagainya, maka penanganan arus lalu lintas di kawasan Puncak akan berbeda dengan biasanya," tuturnya.
Edwin meminta masyarakat, agar mengikuti arahan dan prediksi-prediksi yang dikeluarkan oleh pemerintah terkait mudik Lebaran 2024.
"Kita berkeinginan agar masyarakat lebih menyesuaikan dengan prediksi-prediksi yang disampaikan oleh pemerintah, misalnya terkait kapan berangkat ataupun balik dari mudik," harapnya. (Yuliantono)
Editor : Ahmad Sayuti

