Polisi akan Panggil Kembali Pihak ADOR Min Hee Jin Minggu Ini untuk Menyelesaikan Investigasi Terhadap HYBE

Pihak polisi minggu ini akan memanggil dua petinggi ADOR untuk menyelesaikan investigasi HYBE.

Polisi akan Panggil Kembali Pihak ADOR Min Hee Jin Minggu Ini untuk Menyelesaikan Investigasi Terhadap HYBE
Polisi akan memanggil pihak ADOR untuk investigasi HYBE.

inilahkoran - Meski telah menemukan titik terang, nampaknya konflik anatara Ceo ADOR Min Hee Jin dan HYBE belum usai.

Pada konferensi pers rutin yabg digelar pada hari Senin, 17 Juni 2024, Komisaris Badan Kepolisian Metropolitan Seoul Jo Ji Ho menjelaskan mengenai interogasi HYBE.

“Kami telah menyelesaikan interogasi terhadap penuduh ( HYBE ), dan mereka menyerahkan materi tambahan minggu lalu.“

HYBE telah mengajukan tuntutan pelanggaran tugas terhadap CEO Min Hee Jin dan wakil presiden ADOR bersama dengan orang lain.

“Analisis materi tambahan hampir selesai, dan kami berencana memanggil terdakwa untuk diinterogasi mulai minggu ini," kata Polisi yang menyelidiki kasus ini.

Dia melanjutkan, "di antara tiga orang yang dituduh, Min Hee Jin tidak akan dipanggil minggu ini, tapi salah satu dari dua lainnya kemungkinan akan hadir.”

Mengenai kemungkinan penggeledahan dan penyitaan, polisi mengatakan, “penyidikan wajib dilakukan jika kerja sama sukarela tidak mencukupi."

"Saat ini kerjasamanya baik, sehingga penyidikan berjalan dengan baik dengan penyerahan materi dan keterangan,” tambahnya.

HYBE memulai audit setelah mengidentifikasi tanda-tanda bahwa Min Hee Jin dan eksekutif ADOR lainnya berusaha untuk merebut hak manajemen.

Sebelumnya pada tanggal 26 April 2024, mereka mengajukan laporan polisi terhadap Min Hee Jin dan eksekutif ADOR lainnya karena pelanggaran tugas di Kantor Polisi Seoul Yongsan.

HYBE, yang memegang 80% saham ADOR, mengajukan gugatan untuk mengadakan rapat umum pemegang saham luar biasa untuk memecat Min Hee Jin sebagai CEO.

Sebagai tanggapan, Min Hee Jin mengajukan perintah untuk mencegah HYBE menggunakan hak suara pada rapat umum luar biasa.

Pengadilan mengabulkan perintah tersebut pada tanggal 30 Mei 2024, mengizinkan Min Hee Jin untuk mempertahankan posisinya sebagai CEO.***


Editor : Irma Nurfajri