Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Pria di Counter Ponsel Sukajadi, Bandung
Polrestabes Bandung tengah menyelidiki kasus kematian seorang pria yang ditemukan tewas di sebuah counter ponsel di Jalan Sukamulya, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Jumat (7/11/2025) pagi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Polrestabes Bandung tengah menyelidiki kasus kematian seorang pria yang ditemukan tewas di sebuah counter ponsel di Jalan Sukamulya, Kecamatan sukajadi, Kota Bandung, Jumat (7/11/2025) pagi.
Kasat Reskrim Polrestabes Bandung Kompol Anton mengatakan, pihaknya menerima laporan penemuan mayat sekitar pukul 08.00 WIB. Setelah menerima laporan, tim kepolisian langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Kami dari Satreskrim Polrestabes Bandung, khususnya dari Pamapta, menerima laporan adanya seorang pria yang ditemukan meninggal dunia. Setelah dicek ke lokasi, benar ditemukan seorang laki-laki berusia sekitar 21 tahun sudah tidak bernyawa,” ujar Anton di lokasi kejadian.
Menurut Anton, dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan adanya sejumlah luka pada tubuh korban. Namun, pihaknya belum dapat memastikan penyebab kematian karena masih dalam tahap penyelidikan.
“Kami melihat ada beberapa luka di tubuh korban. Ada indikasi kekerasan menggunakan benda tajam, tapi ini masih proses penyelidikan. Kami akan dalami apakah ini berkaitan dengan pencurian disertai kekerasan atau murni pembunuhan,” jelasnya.
Anton menambahkan, polisi juga tengah memeriksa sejumlah barang di lokasi kejadian untuk memastikan apakah ada barang berharga yang hilang.
“Barang-barang masih kami cek dan sedang dicocokkan dengan pemilik counter tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, polisi telah menemukan ponsel milik korban di lokasi. Saat ini, barang tersebut diamankan sebagai bagian dari barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.
“Ponsel korban sudah ditemukan di TKP. Nanti akan kami periksa lebih lanjut untuk memastikan apakah ada petunjuk dari situ,” kata Anton.
Terkait luka yang dialami korban, Anton menyebut terdapat luka terbuka di beberapa bagian tubuh.
“Luka terlihat di bagian tangan dan kepala korban. Untuk bagian leher masih kami periksa lebih lanjut,” tambahnya.
Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Sartika Asih untuk dilakukan autopsi guna mengetahui secara pasti penyebab kematiannya.
“Korban akan diautopsi di Sartika Asih. Hasil lengkap nanti disampaikan setelah proses tersebut selesai,” tutup Anton.***
Editor : JakaPermana

