Polresta Bandung Dukung Ketahanan Pangan Nasional dengan Tanam Bawang Putih Serentak

Polresta Bandung bersama unsur TNI, Pemkab Bandung, dan kelompok tani terus memperkuat sinergi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Polresta Bandung Dukung Ketahanan Pangan Nasional dengan Tanam Bawang Putih Serentak
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono mengatakan, kehadirannya menjadi bentuk komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - Polresta Bandung bersama unsur TNI, Pemkab Bandung, dan kelompok tani terus memperkuat sinergi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Salah satunya melalui kegiatan penanaman bawang putih secara serentak yang dilaksanakan di wilayah hukum Polresta Bandung.

Kegiatan di Kampung Sinumbra, Dusun 2, RT 02/04, Desa Indragiri, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung itu mencerminkan sinergitas seluruh elemen masyarakat.

Penanaman dilakukan di atas lahan seluas 2 hektare dengan menggunakan bibit bawang putih varietas Tawangmangu sebanyak 2 ton.  Kegiatan menjadi bagian dari gerakan penanaman bawang putih serentak yang dilaksanakan di 17 daerah, dengan kegiatan terpusat di Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) dan diikuti secara daring oleh sejumlah daerah di Indonesia.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono mengatakan, kehadirannya menjadi bentuk komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan.

Polresta Bandung berkomitmen mendukung program ketahanan pangan. Tentunya hal ini tidak bisa dilakukan sendiri, sehingga diperlukan sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah dan para kelompok tani,” kata Aldi di Soreang, Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, penanaman bawang putih tidak hanya menjadi kegiatan simbolis, tetapi diharapkan dapat memberikan hasil nyata bagi masyarakat, khususnya para petani. Dengan pengelolaan yang baik dari proses penanaman hingga panen, komoditas tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung ketersediaan pangan.

“Harapannya, kegiatan ini dapat terus berkelanjutan, sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat dan para petani. Kami juga akan terus mendorong kolaborasi lintas sektoral," ujarnya.

Aldi berharap program tersebut dapat menjadi momentum untuk semakin memperkuat kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan.

“Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan sinergi dan kerja sama yang kuat, kami berharap sektor pertanian dapat terus berkembang dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” katanya. 


Editor : Doni Ramdhani