Polsek Buahbatu Selidiki Dugaan Asusila Terhadap Anak di Logam
Polsek Buahbatu tengah menelusuri dugaan tindakan asusila yang dialami sejumlah anak-anak di kawasan Jalan Timah Logam, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Polsek Buahbatu tengah menelusuri dugaan tindakan asusila yang dialami sejumlah anak-anak di kawasan Jalan Timah Logam, Kecamatan Buahbatu, kota bandung.
Aksi asusila itu diduga dilakukan oleh seorang pria tak dikenal yang menyasar anak-anak di lingkungan pemukiman, seperti di kawasan Timah Logam, Buahbatu, kota bandung.
Kapolsek Buahbatu, Kompol Rezky Kurniawan, mengungkapkan bahwa meski belum ada laporan resmi yang masuk, pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian.
"Kami sudah cek ke TKP dan sedang menelusuri keberadaan pelaku. Biasanya, kasus semacam ini tidak hanya terjadi satu kali. Bisa jadi ada kejadian serupa lainnya," ujar Rezky saat dikonfirmasi, Rabu 30 Juli 2025.
Menurutnya, pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan camat dan jajaran wilayah setempat untuk menyebarluaskan informasi ini agar masyarakat lebih waspada.
"Kami sedang mencari informasi tambahan. Kami juga akan mendalami apakah pelaku pernah terlibat dalam kasus serupa sebelumnya," tambahnya.
Kejadian ini pertama kali diketahui dari laporan lisan seorang ibu bernama Icha, yang mengaku anaknya menjadi salah satu korban pada Minggu 27 Juli 2025 siang.
Anaknya, bersama dua rekannya, sedang bermain sepeda listrik di lingkungan tempat tinggal saat dihampiri oleh seorang pria berpakaian mencolok. Pria tersebut disebut berpura-pura menanyakan keberadaan hewan peliharaan, namun justru memperlihatkan perilaku yang tidak pantas.
"anak saya syok berat, langsung pulang ke rumah sambil menangis dan ketakutan. Sejak kejadian itu, ia enggan keluar rumah dan sempat tak mau makan," ujar Icha saat dihubungi.
Menurut Icha, dua teman anaknya yang juga berada di lokasi mengalami pengalaman serupa. Ia kini berencana melaporkan kejadian ini ke Unit Perlindungan Perempuan dan anak (PPA) Polrestabes Bandung.
Editor : Ahmad Sayuti

