Prediksi Terjadi Kepadatan Lalin di Sejumlah Titik KBB, Hengky Kurniawan: Ternyata Lengang

Plt Bupati Bandung Barat (KBB) Hengky Kurniawan memantau kondisi arus lalu lintas di sejumlah titik yang sebelumnya diprediksi bakal macet.

Prediksi Terjadi Kepadatan Lalin di Sejumlah Titik KBB, Hengky Kurniawan: Ternyata Lengang
Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan saat meninjau arus lalu lintas di sejumlah titik di KBB.

INILAHKORAN, Ngamprah- Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan melakukan peninjauan kondisi arus lalu lintas di sejumlah titik di Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Menurutnya, kondisi arus lalin di Kabupaten Bandung Barat (KBB) hingga memasuki H+5 lebaran terpantau masih lancar.

"Tadinya saya prediksi hari ini cukup padat, ternyata tidak terlalu mungkin masyarakat sudah mulai mudik dari tanggal 5-6 Mei," katanya saat ditemui di Posyan Lebaran 2022 Padalarang, Sabtu 7 Mei 2022.

Baca Juga: Lirik Lagu​ Senandung Maaf – White Shoes & The Couples Company

Ia menilai, kondisi arus lalin di kawasan Gerbang Tol Padalarang masih relatif lengang dan lancar.

"Mudah-mudahan tidak terlalu padat sampai nanti hari Minggu," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Padalarang, Kompol Darwan menyebut, kepadatan volume kendaraan biasanya terjadi pada sore hingga malam hari.

Menurutnya, hal itu terjadi pada hari pertama arus balik pada Jumat, 6 Mei kemarin sebanyak 27.883 kendaraan melintasi kawasan Padalarang.

Baca Juga: Bolehkah Sholat Menggunakan Mukena Bermotif? Ini Penjelasan Hukumnya dari Buya Yahya

"Berdasarkan pantauan kalau sore ada peningkatan volume kendaraan hingga malam," tuturnya.

"Kalau siang ini masih landai-landai, pergerakan kendaraan juga alhamdulillah, lancar yang melintas di jalur alteri ini," sambungnya.

Ia menambahkan, Padalarang merupakan jalur arteri yang kerap dilintasi para pemudik terutama yang menggunakan sepeda motor dari arah Bandung menuju Cianjur, Sukabumi, Purwakarta hingga Jakarta.

Baca Juga: Amalan Utama Bulan Syawal, Ustadz Adi Hidayat: Terbagi Menjadi 3 Waktu

"Bahkan tak jarang pemudik roda empat atau mobil menggunakan jalur arteri tersebut," tandasnya.*** (agus satia negara).


Editor : inilahkoran