Program Vaksinasi Rabies di Kota Bandung Capai Ribuan Hewan

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung (DKPP) menargetkan, vaksinasi rabies bagi hewan peliharaan maupun liar sepanjang 2025. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP, Wilsandy Saefulloh mengatakan, program dilakukan mencegah penularan rabies yang bisa berakibat fatal bagi manusia.

Program Vaksinasi Rabies di Kota Bandung Capai Ribuan Hewan
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung (DKPP) menargetkan, vaksinasi rabies bagi hewan peliharaan maupun liar sepanjang 2025. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP, Wilsandy Saefulloh mengatakan, program dilakukan mencegah penularan rabies yang bisa berakibat fatal bagi manusia.

INILAHKORAN.ID - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung (DKPP) menargetkan, vaksinasi Rabies bagi hewan peliharaan maupun liar sepanjang 2025. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP, Wilsandy Saefulloh mengatakan, program dilakukan mencegah penularan Rabies yang bisa berakibat fatal bagi manusia.

“Alhamdulillah tahun ini kita sudah melakukan cukup banyak, dan ada beberapa jenis yang memang kita lakukan vaksinasi. Ada vaksinasi penyakit mulut dan kuku untuk ternak sapi, vaksinasi flu burung untuk ternak unggas dan vaksinasi Rabies, salah satu yang bersifat biomassa,” kata Wilsandy Saefulloh, Sabtu 13 Desember 2025.

Menurut ia, vaksinasi dilakukan perwilayah untuk memetakan lokasi hewan yang sudah divaksin. Di 30 kecamatan, tim DKPP fokus pada 1-2 RW tiap kecamatan bekerja sama dengan PKK Kota Bandung. 

“Kemarin terakhir, kita di 30 kecamatan dengan fokus 1-2 RW di tiap kecamatan. Dengan PKK Kota Bandung, kita lakukan vaksinasi Rabies kurang lebih hampir 1.000 ekor. Total sepanjang 2025, lebih dari 2.400 hewan telah divaksin," ucapnya.

Mayoritas hewan yang divaksin, dituturkan ia adalah kucing, termasuk kucing liar yang juga disertai sterilisasi. Tahun ini, pihaknya mensterilkan 1.006 ekor kucing liar. Hewan lain yang divaksin meliputi anjing, kera dan musang.

Menjelang 2026, pihaknya berencana memperluas cakupan vaksinasi dengan melibatkan pemerintah provinsi dan perusahaan obat hewan. “Pasti kita coba terus tingkatkan. Ini jadi perhatian khusus, dan kita juga mengajak stakeholder lain untuk membantu memperkuat dan memperluas secara jumlah dan wilayah untuk vaksinasi,” ujar dia.

Program vaksinasi hewan, diharapkan Wilsandy dapat menekan risiko penularan Rabies sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan hewan peliharaan. "Setiap vaksinasi merupakan langkah kecil, namun signifikan untuk menjadikan Kota Bandung lebih aman dari ancaman Rabies," tandasnya.***


Editor : JakaPermana