PT LIB Bocorkan Rencana Tambahan Menit Bermain untuk Pemain Muda Hingga Penambahan Kuota Pemain Asing

Dalam upaya untuk meningkatkan kualitas sepak bola nasional serta mendorong regenerasi pemain muda, PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengungkapkan wacana perubahan signifikan pada regulasi Liga 1 Indonesia musim depan.

PT LIB Bocorkan Rencana Tambahan Menit Bermain untuk Pemain Muda Hingga Penambahan Kuota Pemain Asing
PT LIB Bocorkan Rencana Tambahan Menit Bermain untuk Pemain Muda Hingga Penambahan Kuota Pemain Asing

INILAHKORAN, Bandung – Dalam upaya untuk meningkatkan kualitas sepak bola nasional serta mendorong regenerasi pemain muda, PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengungkapkan wacana perubahan signifikan pada regulasi Liga 1 Indonesia musim depan.

Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus, menyampaikan bahwa regulasi Menit Bermain untuk Pemain Muda U-22 yang saat ini mewajibkan minimal 45 menit per pertandingan berpotensi mengalami peningkatan menjadi 90 menit penuh.

Pernyataan ini disampaikan Ferry dalam konferensi pers di Kantor PT LIB, Senayan, Jakarta Selatan, pada Kamis (16/5).

Menurutnya, langkah ini merupakan respons atas permintaan dari Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk memberikan lebih banyak kesempatan bermain bagi talenta muda Indonesia.

"Untuk pemain muda di Liga 1, kita memang mau tingkatkan sesuai permintaan PSSI. Musim ini kan (minimal bermain) 45 menit, dan bisa dari EPA atau klub lain, dan musim depan potensi jadi 90 menit," ujar Ferry Paulus seperti dikutip dari ANTARA.

Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut masih berupa bocoran dan belum menjadi kebijakan final karena regulasinya masih dalam tahap penyusunan.

"Karena ini permintaan dari PSSI, ini baru bocoran, karena definitifnya tunggu regulasi," tambah Ferry.

Sebagai informasi, pada musim ini, Liga 1 mewajibkan setiap klub memainkan minimal satu pemain berusia di bawah 22 tahun dalam starting eleven selama setidaknya 45 menit. Kebijakan ini bertujuan untuk memberi jam terbang lebih banyak bagi pemain muda.

Menariknya, musim sebelumnya regulasi serupa berlaku untuk pemain U-23, menunjukkan adanya penyesuaian berkelanjutan demi menyelaraskan pengembangan pemain dengan kebutuhan tim nasional.

Tak hanya soal pemain muda, PT LIB juga mengungkap rencana penambahan Kuota Pemain Asing.

Saat ini, setiap klub diizinkan mendaftarkan maksimal delapan pemain asing dan memainkan enam pemain dalam satu pertandingan. Namun, untuk musim depan, angka ini akan meningkat secara signifikan.

"Untuk musim depan, yang didaftarkan 11 pemain asing, yang main delapan. Tentunya PSSI yang ambil keputusan nantinya," kata Ferry.

Ia juga menjelaskan bahwa langkah ini diambil agar klub-klub Indonesia bisa lebih kompetitif di level Asia, menyusul aturan dari AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia) yang memperbolehkan penggunaan lebih banyak pemain asing dalam kompetisi kontinental.

Ferry menambahkan bahwa kemungkinan di musim 2026/2027, semua 11 pemain asing yang didaftarkan bisa dimainkan sekaligus, namun hal ini masih akan dibahas lebih lanjut.

"Nantinya 2026/2027, 11 pemain bebas untuk bermain dan didaftarkan. Saya belum bisa memberi jawaban pasti, tetapi rasanya ini belum bisa dipenuhi, tapi apa memang delapan didaftarkan delapannya main, atau 11 didaftarkan delapan pemain, kita belum tahu," jelasnya.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan