PTPN I Siapkan Penghijauan 900 Hektare Lahan Cikembang Pangalengan

PTPN I Regional 2 menyiapkan penghijauan 900 hektare lahan Cikembang, Pangalengan, Kabupaten Bandung, untuk memperkuat fungsi ekologis kawasan.

PTPN I Siapkan Penghijauan 900 Hektare Lahan Cikembang Pangalengan
Region Head PTPN I Regional 2 Desmanto saat menemani kunjungan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. ANTARA

INILAHKORAN.ID - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2 menyiapkan penghijauan kembali sekitar 900 hektare lahan di Cikembang, Pangalengan, Kabupaten Bandung, sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar).

Region Head PTPN I Regional 2 Desmanto mengatakan, penghijauan lahan Cikembang akan dilakukan melalui penanaman pohon dan tanaman khas yang disesuaikan dengan karakteristik serta kondisi ekologis kawasan.

“Kami menyambut baik rencana Pak Gubernur Jawa Barat untuk melakukan kerja sama menghijaukan kembali lahan-lahan PTPN. Kami siap mendukung melalui penanaman kembali dengan pohon dan tanaman khas yang sesuai dengan kondisi kawasan,” kata Desmanto seperti dikutip dari Antara, Kamis (1/10/2026).

Menurut Desmanto, proses penghijauan perlu mempertimbangkan kemiringan areal, kondisi tanah, serta kesesuaian jenis tanaman dengan ekosistem setempat. Hal tersebut penting agar penanaman kembali tidak hanya memperluas tutupan vegetasi, tetapi juga memperkuat fungsi ekologis kawasan.

“Jenis pohon dan tanaman yang ditanam tentunya akan disesuaikan dengan kondisi lahan dan karakter kawasan. Yang utama adalah bagaimana kawasan ini kembali memiliki tutupan vegetasi yang kuat, beragam, dan sesuai dengan ekosistem setempat,” ujarnya.

Desmanto mengatakan penanaman pohon dapat dipadukan dengan tanaman khas kawasan dan berbagai jenis tanaman berkayu lainnya sehingga membentuk vegetasi yang lebih beragam.

Menurutnya, vegetasi yang sesuai dengan kondisi lingkungan dapat membantu menjaga struktur tanah sekaligus meningkatkan daya serap air. Tutupan tanaman juga dapat mengurangi paparan langsung air hujan terhadap permukaan tanah.

“Dengan vegetasi yang lebih beragam, kita berharap fungsi ekologis kawasan dapat semakin kuat. Pohon dan tanaman yang sesuai dengan lingkungan setempat juga akan membantu menjaga tanah dan air, sekaligus membuat kawasan lebih hijau dan berkelanjutan,” katanya.

Dedi Soroti Lahan Cikembang

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti sekitar 900 hektare lahan PTPN di kawasan Cikembang yang selama puluhan tahun dimanfaatkan masyarakat untuk menanam tanaman musiman, terutama sayuran.

Dedi mengatakan, budi daya tanaman musiman pada lahan berlereng terbuka berpotensi meningkatkan erosi dan sedimentasi yang berdampak terhadap sungai maupun waduk di kawasan hilir.

Karena itu, pemulihan fungsi lahan tersebut dinilai penting sebagai bagian dari mitigasi risiko bencana sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan di kawasan hulu Sungai Citarum.

“Apabila terjadi bencana alam, kerugian yang sangat besar juga akan ditanggung masyarakat, baik secara material maupun korban jiwa. Setelah bencana terjadi, diperlukan pula biaya untuk pemulihan, termasuk pengerukan sedimentasi sungai, waduk, atau danau,” ujar Dedi.

Desmanto menegaskan PTPN I mendukung langkah Pemprov Jawa Barat melalui penghijauan kembali lahan Cikembang. Pelaksanaannya akan tetap memperhatikan prinsip tata kelola aset negara sekaligus menjaga kawasan agar produktif dan memiliki fungsi ekologis yang kuat.


Editor : Ahmad Sayuti