Puncak Berzikir dan Milad FPI, Ade Yasin Hanya Bisa Membatasi Waktu Acara
Acara Puncak Berzikir dan Milad FPI di area parkir Masjid Attaawun tetap berlangsung pada Minggu 2 Januari 2022 malam.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cisarua - Acara Puncak Berzikir dan Milad FPI di area parkir Masjid Attaawun berlangsung pada Minggu 2 Januari 2022 malam.
Kegiatan Puncak Berzikir dan Milad FPI tetap berlangsung walaupun Bupati Bogor Ade Yasin, Komandan Kodim 0621 Letkol (Inf) Sukur Hermanto, dan Kapolres Bogor AKBP Harun sudah meminta mereka menunda acara di area parkir Masjid Attaawun itu.
"Kami sudah datang ke lokasi area parkir Masjid Attaawun Cisarua dan berkomunikasi secara persuasif. Namun dengan beberapa alasannya, termasuk tidak mau lagi menunda. Akhirnya acara Puncak Berzikir dan Milad FPI (Front Persaudaraan Islam) ke-1 akhirnya tetap berlangsung," kata Ade Yasin, Senin 3 Januari 2022.
Baca Juga: Ribuan Motor yang Berkerumun di Simpang Gunung Mas Puncak, Dibubarkan Mobil Water Canon
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor itu mengatakan, lantaran tak bisa lagi dibubarkan maka pihaknya hanya bisa membatasi acara Puncak Berzikir dan Milad FPI tersebut.
"Ketimbang situasi tidak kondusif, apalagi masyarakat sudah banyak yang datang. Akhirnya kami hanya membatasi waktu acara Puncak Berzikir dan Milad FPI itu dari setelah Maghrib hingga pukul 22.00 WIB. Ini waktu tercepat karena acara Puncak Berzikir ketika sebelum pandemi Covid-19 berlangsung hingga pukul 03.00 WIB," jelasnya.
Baca Juga: Arus Lalu Lintas di Kawasan Puncak Ramai Lancar, Ini Kiat Sukses Polres Bogor
Kendati acara Puncak Berzikir dan Milad FPI di area parkir Masjid Attaawun itu tetap berlangsung, Ade menuturkan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor dibantu TNI dan Polisi tetap melakukan pemantauan.
"Kami tetap memantau, agar acara Puncak Berzikir dan Milad FPI itu tetap melaksanakan protokol kesehatan Covid-19. Sejauh ini, kami belum ada rencana memberikan sanksi karena adanya pelanggaran prokes Covid-19," tutur Ade. (Reza Zurifwan)
Editor : inilahkoran


