Rachmat Irianto Beri Pesan Menyentuh Untuk Ayahanda Bejo Sugiantoro
Gelandang Persib Bandung, Rachmat Irianto beri pesan menyentuh untuk Ayahanda Bejo Sugiantoro yang meninggal dunia akibat serangan jantung saat bermain sepak bola di Lapangan SIER, Surabaya, Jawa Timur pada Selasa, 25 Februari 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Gelandang Persib Bandung, Rachmat Irianto beri pesan menyentuh untuk Ayahanda Bejo Sugiantoro yang meninggal dunia akibat serangan jantung saat bermain sepak bola di Lapangan SIER, Surabaya, Jawa Timur pada Selasa, 25 Februari 2025.
Melalui instagram pribadinya, Rachmat Irianto menyapa Ayahanda tercintanya dengan sebutan ‘kebanggaanku’. Ia menyebut Bejo Sugiantoro menunjukan kecintaannya terhadap sepak bola.
“Mati urip yo balbalan, begitu cintanya engkau dengan profesimu, begitu pula dedikasimu untuk sepakbola ini Ayah. Secepat itu Ayah pergi ninggalin aku. Ayah juga menutup usia dengan cara kesenangan dan kecintaanmu yaitu bermain sepakbola,” tulis Rachmat Irianto, Kamis, 27 Februari 2025.
Lantas pemain yang akrab disapa Rian ini mengaku baru tersadar bahwa cedera ACL hingga membuatnya harus beristirahat panjang adalah sebuah rencana yang disiapkan Sang Pencipta.
“Cederaku ini memberi firasat bahwa aku harus cepat kembali untuk bertemu Ayah dengan waktu yang singkat ini Ayah. Ayah baik banget udah ngasih waktu 2 minggu buat mandiin Rian ngerawat Rian waktu Rian sakit,” ungkapnya.
Pemilik nomor punggung 53 ini mengaku merasakan kesedihan yang mendalam setelah kehilangan Ayahanda. Apalagi katanya ditinggal dengan cara seperti ini.
“Ayah inget ga? Kita punya mimpi yang sama dan hanya kita berdua yang tahu apa mimpi itu. Sekarang aku sendiri Ayah. Aku akan wujudkan mimpi itu sampai aku mendapatkannya,” ucapnya.
Ia pun menyampaikan ucapan terimakasih kepada Ayahanda yang sudah membanggakannya meski tak pernah mengucapkannya secara langsung.
“Terimakasih banyak ayah sudah bangga kepadaku walaupun Ayah selama hidup tidak pernah berucap kepadaku "aku bangga sama kamu nak" tidak pernah terucap dari bibirmu yah. Tetapi tangis air matamu memberikan sinyal bahwa Ayah bangga padaku,” tuturnya.
Ia juga mengaku bangga pada sosok Bejo Sugiantoro yang banyak dijadikan contoh bagi anak-anak muda. Seperti halnya Rian menjadikan Ayahnya sebagai idola.
“Jika orang bertanya siapa idolamu? Aku jawab dengan lantang ayah "BEJO SOEGIJANTORO" itu idolaku. Ayah kata-kata banggaku tidak cukup untuk menghiasi disini terlalu banyak yang harus aku ucapkan,” katanya.
Rian kembali menyampaikan rasa terima kasihnya lantaran selama ini Ayahnya sudah membimbingnya dengan baik hingga menjadi pria dewasa, tanggung jawab dan kuat.
“Kehilangan sosok Ayah adalah patah hati terbesarku. Terimakasih banyak kebanggaanku. Cium peluk dari jauh Ayah. Sampai berjumpa di surganya Allah Aamiin. Aku sayang Ayah. Allahummaghfirlahu warhamhu wa afihi wa fuanhu. Ya Allah berilah ampunan kepadanya, sayangilah ia, jagalah ia dan maafkan ia,” tutupnya.(Muhammad Ginanjar)
Editor : Ahmad Sayuti


