Ramadan, Aset Wakaf Semakin Makmur
Menginjak bulan suci Ramadan hampir semua aset wakaf yang ada di DT makin terlihat kemakmurannya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Menginjak bulan suci Ramadan hampir semua aset wakaf yang ada di DT makin terlihat kemakmurannya. Di Masjid DT Bandung, pemandangan orang-orang sedang sibuk mengaji mudah ditemui, sejak hari pertama Ramadan, Senin (6/5/2019).
Bahkan, para santri Tahfidz Baitul Quran terlihat berusaha menghafalkan ayat demi ayat di tengah-tengah rasa lapar dan dahaga.
Sementara menjelang berbuka, aset wakaf yang lain pun terlihat makmur. SMM dan area pertokoan di DT Bandung, misalnya. sudah menjadi tradisi berubah menjadi tempat untuk berbuka para jemaah, warga, dan musafir.
Berburu pahala berlipat
Ustaz Agus Mubarok selaku Ketua Dewan Kemakmuran (DKM) Masjid DT mengatakan para santri banyak mengaji dan menghafalkan Quran setelah salat subuh. Bahkan saat bulan Ramadan, jumlah santri yang mengaji terhitung cukup banyak dari hari sebelumnya.
“Alhamdulilah mereka inisiatif memakmurkan masjid dengan beraktivitas sampai-sampai tidur pun di masjid. Gak ada yang nyuruh, tapi mereka dengan sendirinya datang ke sini. Mereka sangat gandrung pahala, mudah-mudahan keberkahan bersama mereka terus,” kata Agus.
Selain tilawah Quran, tarawih yang dilaksanakan di Masjid DT secara otomatis memakmurkan Masjid DT. Agus mengungkapkan, selama satu bulan penuh, tarawih yang dilaksanakan di Masjid DT akan merampungkan 30 juz, dengan merampungkan satu juz setiap malamnya. Tarawih di Masjid DT akan mengakomodir umat yang salat tarawih 23 rakaat atau 11 rakaat.
Berbagai kajian, daurah (pelatihan), dan Program Pesantren Itikaf Ramadan, juga kembali digelar. Agus mengatakan, Program Itikaf Ramadan selalu diikuti banyak jemaah dari berbagai daerah. Mereka diberikan bimbingan seperti bacaan doa-doa juga kajian untuk memperkokoh tauhid jemaah.
“Itikaf pasti digelar, program ini kita upayakan untuk lebih dekat dengan Allah Swt. Kita nanti coba perbanyak lagi mengenai keutamaan itikaf,” jelasnya.
Berbagai Program Ramadan serupa, ungkap Agus, juga akan dilakukan serentak di semua Masjid DT. Yang berbeda, kajian dan daurah yang digelar di masing-masing Masjid DT. Agus mengatakan, semua Program Ramadan tersebut mengalirkan pahala kepada para wakif yang berwakaf untuk pembangunan ketiga Masjid DT itu.
Selain Masjid DT, aset Wakaf DT lainnya juga tak kalah makmur. Seperti Area Pertokoan Wakaf DT, Aset Wakaf lainnya, di antaranya Sekolah DT, Gedung Pesantren, dan Gedung Serbaguna juga digunakan untuk berbagai kegiatan khusus bulan Ramadan.
Gatot Kunta Kumara, Nazhir Wakaf DT mengatakan, hadirnya DT di lingkungan masyarakat dengan membawa wakaf sebagai konsep menyejahterakan umat mendapatkan respons yang baik.
Artinya, lanjut Gatot, masyarakat dan para jemaah sudah paham betul tentang bagaimana memperlakukan aset wakaf dan berkah yang didapatkan ketika berusaha memakmurkannya.
Dengan Kata lain, jelas Gatot, edukasi tentang pemahaman memakmurkan wakaf sudah sampai, dan momen bulan suci Ramadan adalah momen terbaik melipatgandakan pahala saat memakmurkan aset wakaf.
“Penuhnya area pertokoan dan Masjid DT saat berbuka juga salat tarawih merupakan sebuah bukti, bahwa gagasan itu diterima, perlahan masyarakat tahu nikmatnya memakmurkan aset wakaf,” tutur Gatot. (Elga/Agus)
Editor : suroprapanca

