Ramai Soal Visa Furoda, Kemenag: Jangan Percaya Info Tanpa Kepastian
Kemenag buka suara soal ramainya isu soal visa Furoda.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Kementerian Agama menepis kabar yang beredar di media sosial terkait pembukaan visa furoda pada 1 Juni 2025. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada informasi resmi yang diterima pemerintah Indonesia mengenai hal tersebut.
“Menanggapi informasi yang ramai di media sosial soal pembukaan visa furoda pada hari Minggu, kami tegaskan bahwa sampai hari ini belum ada pemberitahuan resmi dari pihak Arab Saudi kepada pemerintah Indonesia,” ujar Hilman dikutip dari Antara, Senin 2 Mei 2025.
Hilman menjelaskan bahwa visa furoda atau visa mujamalah berada di luar wewenang pemerintah. visa ini sepenuhnya dikelola oleh pihak travel dan merupakan jalur undangan pribadi, tidak termasuk dalam kuota nasional.
“Sesuai dengan UU Nomor 8 Tahun 2019, tanggung jawab pemerintah hanya pada kuota resmi, yakni 98 persen haji reguler dan 8 persen haji khusus,” tambahnya.
Sementara itu, Hilman juga menyampaikan bahwa proses keberangkatan jamaah calon haji reguler dari Indonesia telah selesai. Sebanyak 525 kloter dari 14 embarkasi di seluruh Indonesia telah diterbangkan ke Tanah Suci.
“Alhamdulillah seluruh kloter jamaah haji reguler sudah tiba di Arab Saudi. Total 525 kloter telah diberangkatkan,” ujarnya.
Rincian kloter keberangkatan mencakup Embarkasi Aceh (12 kloter), Medan (24), Padang (15), Batam (27), Palembang (22), Jakarta Pondok Gede (62), Jakarta Bekasi (61), Kertajati (28), Solo (95), Surabaya (97), Banjarmasin (13), Balikpapan (16), Lombok (12), dan Makassar (41).
Editor : Firda Rachmawati

