Rapid Tes Antigen di Kota Bandung Digelar Pekan Depan, Pemkot Siapkan 5.000 Alat

Uji usap rapid tes antigen terhadap siswa dan guru di Kota Bandung akan dilaksanakan pada pekan mendatang.

Rapid Tes Antigen di Kota Bandung Digelar Pekan Depan, Pemkot Siapkan 5.000 Alat
Kadinkes Kota Bandung Ahyani Raksanagara.

INILAHKORAN, Bandung - Uji usap rapid tes antigen terhadap siswa dan guru di Kota Bandung akan dilaksanakan pada pekan mendatang. Dalam kegiatan tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung menyiapkan sebanyak 5.000 alat rapid tes.

"Rencananya tes uji usap akan dilakukan minggu depan," kata Kadinkes Kota Bandung Ahyani Raksanagara, Jumat 8 Oktober 2021.

Menurut dia, total sekolah yang akan menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Kota Bandung ada sebanyak 2.000 lebih. Sementara tes uji usap secara acak, dilakukan kurang lebih 10 persen dari total sekolah yang melaksanakan PTM.

Baca Juga: Dinkes Kota Bandung Siapkan 5.000 Alat Rapid Tes Bagi siswa dan Guru

"Tes uji usap rapid antigen ini sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat. Kebijakan ini tidak hanya di lakukan di Kota Bandung, total ada lima Kota besar," ucapnya.

Dikemukakannya, apabila uji usap rapid antigen secara acak menunjukkan hasil di bawah satu persen. Maka siswa yang terpapar diminta isolasi mandiri. Sedangkan apabila hasilnya berada di angka satu sampai lima persen, maka trasing dilakukan satu kelas.

Ahyani menambahkan, lebih dari lima persen. Maka sekolah yang didapati siswa atau guru terpapar Covid-19 harus ditutup. Pihaknya bekerjasama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) yang memetakan sekolah-sekolah yang akan diuji usap.

Baca Juga: Kabar Baik! PT KAI Turunkan Harga Rapid Tes Antigen di Stasiun

"Hitungannya adalah 10 persen dari sekolah yang PTM. Jadi kemudian, dari satu sekolah itu 30 sampel, baik siswa didik maupun tenaga pendidik," ujar dia.***(yogo triastopo)


Editor : inilahkoran