Ratusan Pelajar di Bandung Digembleng Polda Jabar Pelatihan Cek Fakta AI

Polda Jabar menggelar pelatihan digital yang diikuti 120 siswa yang berasal dari SMKN 1, SMKN 2, SMAN 3, SMAN 5 Kota Bandung, serta SMA dan SMK XIX-1 Kartika.

Ratusan Pelajar di Bandung Digembleng Polda Jabar Pelatihan Cek Fakta AI
Kabag Binkar Biro SDM Polda Jabar AKBP Condro Sasongko (berdiri) mengingatkan maraknya unggahan berbahaya di media sosial. Mulai dari manipulasi deepfake, arisan dan investasi bodong, hingga narasi provokatif. (cesar yudistira))

INILAHKORAN.ID - Ratusan pelajar setingkat SMA di Kota Bandung dibekali literasi digital oleh Polda Jabar. Mulai dari pelatihan penggunaan artificial intelligence (AI), fact-checking (cek fakta), pemahaman anti-hoaks, hingga pencegahan deepfake dan penipuan online.

pelatihan diikuti 120 siswa yang berasal dari SMKN 1, SMKN 2, SMAN 3, SMAN 5 Kota Bandung, serta SMA dan SMK XIX-1 Kartika. Nantinya, para siswa ini diproyeksikan menjadi agent of change untuk mengedukasi rekan sebayanya agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum pasti kebenarannya.

Salah satu peserta dari SMKN 2 Bandung Meyli menyambut positif pelatihan tersebut. Menurutnya, materi yang diberikan sangat relevan dengan dinamika media sosial saat ini.

"Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih atas pelatihan ini, kita semua jadi tahu cara membedakan informasi hoaks, penipuan online, sama yang lainnya," kata Meyli, Kamis (6/8/2026).

Kerentanan pelajar terhadap kejahatan siber juga diakui peserta lainnya, Hasbi Ashidiqi. Dia menceritakan pengalamannya yang hampir menjadi korban modus penipuan lewat pesan asing.

"Saya pernah mengklik link itu, terus masuk ke situs judi online, disuruh mengisi biodata gitu, seperti email. Untungnya enggak saya lanjutin," ungkap Hasbi.

Sementara itu, Karo SDM Polda Jabar Kombes Pol Fadly Samad menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang agar pelajar paham bagaimana mengambil sikap saat menerima suatu informasi.

"Kegiatan tersebut untuk memahami bagaimana penggunaan AI yang benar. Di mana AI bisa membuat hoaks, tetapi AI juga bisa membongkarnya dan diri kita sendiri yang bisa menentukan," ujar Fadly.

Di tempat yang sama, Kabag Binkar Biro SDM Polda Jabar AKBP Condro Sasongko mengingatkan maraknya unggahan berbahaya di media sosial. Mulai dari manipulasi deepfake, arisan dan investasi bodong, hingga narasi provokatif.

"Adik-adik jangan pernah mengklik sembarang link yang belum tentu kebenarannya. Kalau ada yang jadi korban, silakan lapor ke kantor polisi terdekat," katanya.

Dia menambahkan, program literasi digital dan pelatihan AI ini tidak berhenti di Kota Bandung saja. Polda Jabar berencana menggelar kegiatan serupa secara bertahap ke berbagai sekolah di wilayah hukum Jabar.

"Nanti pelatihan ini akan terus dilakukan ke berbagai daerah di wilayah hukum kita, untuk menjaga dan merawat Jawa Barat," pungkas Condro.


Editor : Doni Ramdhani