Paniknya Warga Garut, Banjir Menerjang saat Presiden Jokowi Datang

Hujan deras mengiringi kunjungan Presiden RI di Garut. Bahkan, sejumlah titik dilanda banjir. Warga pun panik

Paniknya Warga Garut, Banjir Menerjang saat Presiden Jokowi Datang
Hujan deras mengiringi kunjungan Presiden RI di Garut. Bahkan, sejumlah titik dilanda banjir.

INILAH, Garut - Hujan deras mengiringi kunjungan Presiden RI di Garut. Bahkan, sejumlah titik dilanda banjir. Warga pun panik

Banjir bercampur lumpur tanah menyusul meluapnya aliran sungai menggenangi ruas Jalan Raya Bayongbong, Desa Salakuray, Kecamatan Bayongbong. Imbasnya, kemacetan terjadi serta pemukiman warga tergenang air.

Begitu pun ruas jalan serta permukiman warga di Desa Panembong, Sirnagalih, dan Hegarmanah.

Hingga sekitar pukul 19.00 WIB, arus lalu lintas pada ruas jalan menghubungkan Garut Kota dengan Pameungpeuk, dan Bungbulang begitu padat. "Tidak ada korban. Hanya jalan (arus lalu lintas) terhambat," kata Tono staf Dinas Komunikasi dan Informatika Garut.

Pada saat hampir bersamaan, derasnya hujan membuat tenda untuk acara silaturahmi warga dengan Presiden Jokowi di Desa Banjarsari Bayongbong digenangi banjir.

Para tamu undangan yang bersiap menyambut kedatanganJokowi serta rombongan menjadi panik. Aparat sibuk berupaya menenangkanwarga, dan menjaga sarana prasarana tenda tetap aman.

“Semua undangan yang hadir panik karena hujan lebat disertai angin kencang," kata Sony penyedia jasa katering.

Pada waktu bersamaan, sejumlah warga di Kampung Cimacan Desa Haurpanggung Kecamatan Tarogong Kidul bahkan terpaksa mengungsi karena daerahnya diterjang banjir luapan air sungai Cimanuk yang debitnya terus meningkat.

Petugas BPBD Garut pun diterjunkan membantu mengevakuasi warga. Menurut Kepala Seksi Kedaruratan pada BPBD Garut Erwin Gunadi, langkah mengevakuasi warga Cimacan dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan semakin bertambahnya luapan sungai Cimanuk yang menggenangi permukiman warga.

Dia menyebutkan, berkaitan banjir di Bayongbong, dan Cimacan, BPBD jugamenurunkan perahu karet, dan seluruh tim relawan. Sebagian relawan diturunkan mengevakuasi warga di Bayongbong, dan lainnya bersiaga di wilayah Kecamatan Garut Kota, dan Kecamatan Tarogong Kidul sekitar sepanjang aliran sungai Cimanuk.

Meningkatnya debit air sungai Cimanuk juga menarik perhatian sejumlah pengendara yang melintasi jembatan di ruas Jalan Raya Cimanuk Leuwidaun, Jembatan Cimanuk Jalan Merdeka Kerkof, dan jembatan Cimanuk Maktal Jalan RSU.

Banyak di antara mereka berhenti, dan sengaja mengabadikan kondisi aliran sungai Cimanuk yang bergulung-gulung itu dengan kamera seluler untuk kemudian diunggah di media sosial.
 


Editor : inilahkoran