Rp19 Milliar untuk Gelar 176 Pilwu Serentak

Sebanyak 176 Desa di Kabupaten Cirebon, Minggu (27/10/2019) melaksanakan Pemilihan Kuwu (Pilwu) secara serentak. Tercatat, ada 598 kandidat kuwu bersaing dalam memperebutkan suara. Sementara itu, anggaran APBD Kabupaten Cirebon untuk Pilwu sebesar Rp19 milliar telah disalurkan ke masing -masing rekening Pemdes.

Rp19 Milliar untuk Gelar 176 Pilwu Serentak
Foto: INILAH/Maman Suharman

INILAH, Cirebon – Sebanyak 176 Desa di Kabupaten Cirebon, Minggu (27/10/2019) melaksanakan Pemilihan Kuwu (Pilwu) secara serentak. Tercatat, ada 598 kandidat kuwu bersaing dalam memperebutkan suara. Sementara itu, anggaran APBD Kabupaten Cirebon untuk Pilwu sebesar Rp19 milliar telah disalurkan ke masing -masing rekening Pemdes.

"Harusnya ada 177 desa yang ikut bagian. Namun Desa Atanalangar Kecamatan Losari, gagal. Calonnya meninggal jadi yang sisa hanya calon tunggal. Aturannya yang tidak boleh ada calon tunggal," ungkap Nanan Abdul Manan, Plt Sekdis Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD).

Terkait masalah kesiapan serta distribusi logistik, Nanan mengaku tidak ada masalah. Pihaknya jauh-jauh hari sudah melakukan pemantaun ke desa-desa berkaitan dengan TPS, kotak dan surat suara. Khusus untuk surat suara, aturannya harus lebih lima persen dari DPT. Namun sampai saat itu, tidak ada masalah serius yang berkaitan dengan logistik.

"Logistik seluruhnya terpenuhi. Anggaran juga sudah selesai kita salurkan. Harusnya dua puluh milliar, tapi yang terserap hanya sembilan belas milliar. Sisanya kita kembalikan ke kas daerah," ungkap Nanan.

Bupati Cirebon Imron Rosyadi meminta semua pihak menjaga kondusifitas dimasing masih desa. Imron berharap , pelaksana Pilwu serentak kali ini bisa berjalan, lancar dan nyaman sesuai apa yang diharapkan. Karena, kata Imron, berbagai persiapan baik sebelum, saat dan sesudah pelaksanaan telah diatur sedemikian rupa demi terciptanya tatanan yang tertib dan harmonis sesuai aturan yang berlaku.

"Bagi para calon Kuwu dan tim sukses agar mentaati aturan. Percayakan semuanya pada aturan agar masyarakat bisa leluasa untuk menyalurkan hak pilihnya sesuai hati nurani. Semoga dari awal hingga akhir nanti tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Sehingga kondusifitas daerah khususnya Kabupaten Cirebon tetap aman, nyaman dan kondusif," pinta Imron

Sementara pihak keamanan, menyiapkan tidak kurang dari 900 personil TNI-POLRI. Apel gabungan yang digelar Polres Ciko, melibatkan unsur Pol PP serta Dishub. Kapolres Cirebon Kota, AKBP Ronald Ronaldy mengatakan, Polres Ciko akan memantau 27 desa yang ada di Kecamatan Mundu, Kedawung, Tengah Tani, Gunung Jati, Suranenggala dan Kapetakan.

"Pasukan sudah siap. Wilayah itu memang masuk wilayah hukum Polres Ciko. Kita akan berikan rasa aman dari gangguan pihak manapun," kata Roland.

Sedangkan Polres Cirebon, juga meminta semua anggota untuk menjaga kondusifitas 149 desa yang menjadi tanggung jawab Polres Cirebon. Kapolres Cirebon, AKBP Suhermanto menekankan, personilnya bertindak netral dilapangan. Kapolrea juga meminta, anggotanya tidak boleh ada yang membawa senjata saat pengamanan di TPS.

"Bagi anggota Polri, tolong bertindak netral dilapangan. Amankan calon-calon kuwu dari gangguan siapapun. Saya minta semua bisa menjalankan tugas sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan," tukas Kapolres. (Maman Suharman)


Editor : DeryFG