Begini Langkah BPBD Kabupaten Cirebon di Lokasi Rawan Bencana
Untuk mengurangi dampak bencana banjir dan tanah longsor, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon terus melakukan langkah preventif disejumlah lokasi rawan bencana. Pihak BPBD meng klaim, bencana kali ini masih bisa ditanggulangi dengan cepat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, cirebon- Untuk mengurangi dampak bencana banjir dan tanah longsor, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (bpbd) Kabupaten cirebon terus melakukan langkah preventif disejumlah lokasi rawan bencana. Pihak bpbd meng klaim, bencana kali ini masih bisa ditanggulangi dengan cepat.
"Alhamdulillah kalau menurut perspektif bpbd, bencana kali ini cukup bisa terkendali. Namun kita harus tetap
waspada terhadap banjir dan tanah longsor," kata Kepala bpbd Kabupaten cirebon, Alex Suheriyawan, Sabtu (13/2/2021).
Saat ini aku Alex, pihaknya harus bisa melakukan tindakan-tindakan preventif untuk terus mengontrol dan terus mengikuti perkembangan informasi cuaca yang ada. Masalahnya, cuaca yang tidak menentu kadang menyulitkan bpbd untuk
Melakukan langkah cepat. Tapi, dengan kesiap siagaan petugas dilapangan, apapun masalahnya harus segera ditindak lanjuti.
"Sejauh ini dilakukan langkah-langkah yang sifatnya mengurangi dampak terjadinya bencana tersebut. Jadi kita terus pantau kondisi cuaca dan lakukan tindakan preventif," ucap Alex.
Persoalan lain yang dihadapi, adalah ketika ada bencana. Petugas harus bisa mengurai, supaya dampak bencana tidak menyeluruh. Untuk itu, bpbd sudah punya pemetaan bencana. Wilayahnya yaitu timur, tengah dan barat. Tiga wilayah tersebut, kalau tidak terkena banjir, pasti tanah longsor.
"Dari hasil pemetaan tersebut, yang sering terjadi bencana terdapat di 7 kecamatan yang menjadi konsentrasi.
Kami memang fokus di 7 kecamatan dan 19 desa," ujarnya.
Alex menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan tim teknis. Hal itu untuk memudahkan saat ada bencana dilapangan. Sedangkan pasca bencana pun pihaknya terus memberikan rekomendasi- rekomendasi kepada dinas teknis. Rekomedasi tersebut, dari hasil asesment yang sudah dilakukan.
"Setelah bencana juga kita berikan rekomendasi dari hasil asesment ke sejumlah dinas teknis. Tapi kami belum bisa menyebutkan, berapa kerugian dari bencana banjir dan tanah longsor saat ini. Masalahnya kan, cuaca masih belum jelas," tukas Alex. (maman suharman)
Attachments area
Editor : JakaPermana


