Covid-19 di Garut Renggut Nyawa Wanita Tarogong Kaler, Kasus Aktif Tinggal 265 Orang
Kasus Covid-19 di Kabupaten Garut merenggut nyawa warga Tarogong Kaler. Tapi, kasus aktif terus menurun menjadi 265 kasus.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Garut – Kasus Covid-19 di Kabupaten Garut merenggut nyawa warga Tarogong Kaler. Tapi, kasus aktif terus menurun menjadi 265 kasus.
Dari 265 kasus aktif tersebut di Kabupaten Garut, yang menjalani perawatan isolasi di rumah sakit tinggal 49 orang. Sisanya sebanyak 216 kasus lainnya menjalani isolasi mandiri.
Sayangnya, penurunan kasus aktif di Kabupaten Garut hingga Rabu (2/9) tersebut masih diwarnai adanya penambahan kasus kematian akibat Covid-19. Yang meninggal adalah seorang perempuan (KC-23973) berusia 44 tahun dari Kecamatan Tarogong Kaler.
Baca Juga: Kabupaten Garut, Masih Ada 2 Kelurahan Zona Merah, di Mana?
Kasus aktif adalah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani perawatan. Jumlah kasus diperoleh dari akumulasi pasien positif Covid-19 dikurangi pasien sembuh dan meninggal dunia.
Keterangan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut disampaikan Koordinator Komunikasi Publik Muksin, akumulasi pasien positif Covid-19 di Garut sendiri mencapai sebanyak 24.488 orang.
Ada penambahan kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 12 orang dari hasil pemeriksaan RT PCR dan rapid tes antigen. Mereka terdiri delapan laki-laki dan empat perempuan berusia antara 18 tahun sampai 68 tahun dari sepuluh kecamatan.
Baca Juga: Wah...Kesembuhan Covid Garut Lebih Tinggi dari Nasional, Tapi...?
Sedangkan pasien positif selesai pemantauan isolasinya bertambah sebanyak 34 orang. Sehingga akumulasi pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 sejak kasus Covid-19 terdeteksi di Garut hingga kini mencapai sebanyak 23.062 orang. Persentasenya mencapai sekitar 94,17 persen dari akumulasi pasien positif sebanyak 24.488 orang.
Akumulasi pasien positif Covid-19 meninggal dunia juga bertambah menjadi sebanyak 1.161 orang dengan meninggalnya pasien positif asal Kecamatan Tarogong Kaler itu. Hal tersebut membuat persentase kematian akibat Covid-19 di Garut masih tinggi, mencapai sekitar 4,74 persen.(zainulmukhtar)
Editor : inilahkoran


