BOR RS Covid-19 di Garut Rendah, Hanya 13,27 Persen
Jumlah pasien positif Covid-19 dalam isolasi perawatan rumah sakit di Kabupaten Garut terus berkurang. BOR RS Covid-19 menurun signifikan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Garut - Jumlah pasien positif Covid-19 dalam isolasi perawatan rumah sakit di Kabupaten Garut terus berkurang.
Memasuki awal September, tingkat keterisian tempat tidur perawatan (bed occuvancy rate/BOR) pasien kasus Covid-19 di rumah sakit di Kabupaten Garut pun menurun signifikan. Angkanya hanya sekitar 13,27 persen.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut, jumlah pasien positif masih dalam isolasi perawatan rumah sakit tersisa sebanyak 49 orang (13,27%) dari total tempat tidur tersedia di tujuh rumah sakit perawatan pasien Covid-19 sebanyak 369 unit.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Garut Muksin mengatakan, sebagian besar terkonsentrasi di RSU Daerah dr Slamet Garut dengan jumlah sebanyak 23 orang. Sisanya, tersebar di RSU Daerah Pameungpeuk Provinsi Jawa Barat, RSU Tk IV Guntur, RSU Nurhayati Garut, RSU Annisa Queen, dan RS Medina.
"Sedangkan di RSU Intan Husada, tak ada pasien kasus Covid-19 dirawat," kata Muksin, Kamis (2/9/2021).
Di RSU Daerah dr Slamet Garut sendiri tersedia sebanyak 171 unit tempat tidur bagi pasien Covid-19. Namun hanya terisi sebanyak 23 unit (13,45%).
Di RS Medina tersedia sebanyak 20 unit tempat tidur, dan yang terisi hanya sebanyak tujuh unit (35%).
Di RSUD Pameungpeuk Provinsi Jawa Barat tersedia sebanyak 61 unit tempat tidur namun hanya terisi sebanyak lima unit (8,19%).
Di RSU Tk IV Guntur tersedia sebanyak 65 unit tempat tidur namun hanya terisi sebanyak enam unit (9,23%).
Di RSU Nurhayati Garut tersedia sebanyak 15 unit tempat tidur, dan yang terisi sebanyak enam unit (40%).
Di RSU Annisa Queen tersedia sebanyak 21 unit tempat tidur namun hanya terisi dua unit (9,52%).
Di RSU Intan Husada tersedia sebanyak 16 unit tempat tidur namun tak satupun terisi (0%).
Sedangkan, BOR di dua tempat isolasi perawatan pasien Covid-19 di Rusunawa Gandasari dan Gedung Islamic Center Garut mencapai sekitar 6,71 persen. Pasien positif Covid-19 dirawat pun hanya terdapat di Rusunawa Gandasari.
Dari sebanyak 164 unit tempat tidur di kedua lokasi isolasi tersebut, tempat tidur yang terisi hanya sebanyak sebelas unit. (zainulmukhtar)
Editor : inilahkoran


