Pria Kersamanah Meninggal karena Covid-19, Kasus Aktif Garut Turun

Kasus aktif Covid-19 berkurang 12 kasus di Kabupaten Garut. Tapi, salah seorang pasien asal Kersamanah, meninggal dunia.

Pria Kersamanah Meninggal karena Covid-19, Kasus Aktif Garut Turun
Tampak Alun-alun Kabupaten Garut yang per 2 September 2021, kasus aktif Covid-19-nya turun drastis.

INILAH, Garut – Kabar baiknya, kasus aktif Covid-19 berkurang 12 kasus di Kabupaten Garut. Kabar buruknya, kematian masih terus terjadi.

Dengan berkurangnya 12 kasus, maka kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Garut tinggal tersisa 134 orang hingga Rabu, 8 September 2021.

Dari 134 kasus aktif tersebut, 12 kasus di antaranya dalam isolasi perawatan rumah sakit dan 146 kasus lainnya isolasi mandiri.

Sayangnya, selain masih dibarengi adanya penambahan kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covi-19 sebanyak sembilan orang, penurunan kasus aktif tersebut juga diwarnai penambahan satu kasus pasien positif Covid-19 meninggal dunia.

Baca Juga: Rudy Gunawan Sentil Ada Anak ke Sekolah Tanpa Masker, Tapi Pesta Ketangkasan Domba Terabaikan

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut disampaikan Koordinator Komunikasi Publik, Muksin, adanya penambahan sembilan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 membuat akumulasi pasien positif di Garut meningkat menjadi sebanyak 24.562 orang.

Kesembilan pasien terdiri enam laki-laki dan tiga perempuan berusia antara 18 tahun sampai 68 tahun dari sembilan kecamatan.

Akumulasi pasien positif Covid-19 meninggal dunia juga bertambah menjadi 1.162 orang dengan meninggalnya seorang pasien laki-laki usia 24 tahun asal Kecamatan Kersamanah.

Baca Juga: Pejabat Garut Disebut Pelesiran ke Yogyakarta di Tengah Pandemi, Dudi Bilang Kehilangan Rasa Malu

Dengan begitu, persentase pasien meninggal akibat Covid-19 di Garut kini mencapai sekitar 4,73 persen dari akumulasi pasien positif sebanyak 24.562 orang.

Seperti halnya penambahan pasien terkonfirmasi positif dan meninggal dunia, akumulasi pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 juga bertambah menjadi sebanyak 23.266 orang. Hal itu menyusul adanya sebanyak 20 pasien positif selesai masa pemantauan isolasinya.

Persentase pasien sembuh dari Covid-19 di Garut kini mencapai sekitar 94,72 persen dari total pasien positif sebanyak 24.562 orang. (zainulmukhtar)


Editor : inilahkoran