Santri dan Ustaz Positif Covid-19, Begini Kondisi Teranyar di Ponpes Babussalam Depok
Juru Bicara Satgas COVID-19 Kota Depok Dadang Wihana memastikan tidak ada aktivitas di Pondok Pesantren (Ponpes) Babussalam.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Juru Bicara Satgas COVID-19 Kota Depok Dadang Wihana memastikan tidak ada aktivitas di Pondok Pesantren (Ponpes) Babussalam, setelah ditemukannya kasus positif COVID-19.
"Kami juga telah melakukan penanganan terhadap santri dan ustaz yang terkonfirmasi positif. Saat ini sudah dilakukan mitigasi dan tidak ada aktivitas," ujar Dadang Wihana, dalam keterangannya di Depok, Jawa Barat,Minggu.
Ia mengatakan penghuni ponpes yang terpapar COVID-19, kini sudah melakukan isolasi mandiri (isoman) di pesantren. Puskesmas setempat juga telah melakukan pemantauan terhadap para pasien.
Baca Juga: Plis Malu-maluin! Sinetron Indonesia yang Plagiat Squid Game Dihujat Netizen, Tanggapan Netflix Bikin Jleb...
Sementara itu, Camat Cimanggis Abdul Rahman mengatakan total penghuni Ponpes Babussalam yang terkonfirmasi positif COVID-19 berjumlah 46 orang, terdiri atas santri dan ustaz.
Ia merinci, pemeriksaan swab PCR yang dilakukan Tanggal 14 Oktober ditemukan 17 kasus positif COVID-19. Kemudian pemeriksaan Tanggal 18 Oktober terdapat 29 kasus positif COVID-19.
"Bersama kodim, polsek, pak lurah dan puskesmas disepakati jika akan dilakukan kunjungan setiap hari dari puskemas untuk memeriksa santri dan ustaz yang positif," ujarnya.
Baca Juga: Heboh Banprov Kota Bandung Rp287 M, Sekda Ema Sumarna Jelaskan Begini...
Dia melanjutkan, untuk 17 santri dan ustad yang sudah melakukan isoman sejak 14 Oktober dijadwalkan akan selesai pada 23 Oktober. Sementara 29 orang yang melakukan isoman dari 18 Oktober baru akan selesai pada 26 Oktober 2021.
Baca Juga: Jadwal Acara Net TV Minggu 24 Oktober 2021, Tonight Show dan Masak Asik Siap Menghibur!
"Lokasi isoman tetap di ponpes, tempat isolasi sudah dipastikan memenuhi syarat," katanya.***
Editor : inilahkoran


