Luas Wilayah Jadi Kendala Capaian Vaksinasi 50 Persen di Garut

Luas wilayah dinilai menjadi salah satu faktor penyebab sulitnya percepatan cakupan vaksinasi sebesar 50 persen di Kabupaten Garut.

Luas Wilayah Jadi Kendala Capaian Vaksinasi 50 Persen di Garut

INILAHKORAN, Garut - Luas wilayah dinilai menjadi salah satu faktor penyebab sulitnya percepatan cakupan vaksinasi sebesar 50 persen di Kabupaten Garut.

Sehingga dalam dua kali terakhir perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa dan Bali, Kabupaten Garut gagal menurunkan status PPKM-nya dari level 3 ke level 2.

Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Garut yang juga Koordinator Komunikasi Publik Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Garut Muksin, Kamis 4 November 2021.

Menurutnya, selain faktor luasnya wilayah yang harus dijangkau, faktor lain menjadi kendala belum tercapainya target vaksinasi 50 persen di Garut yaitu cuaca, dan keterbatasan tenaga vaksinator, terutama di wilayah selatan Garut.

Baca Juga: Perpanjangan PPKM Jawa-Bali, Garut Bergeming di Level 3

Merujuk laman resmi Pemkab Garut, garutkab.go.id, Kabupaten Garut memiliki luas wilayah administrasi 307,407 hektare (3.074,07 km²) terbagi atas 42 kecamatan. Sebagian besar wilayah tersebut berupa pegunungan.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Garut, capaian vaksinasi di Kabupaten Garut sendiri hingga per 1 November 2021 untuk dosis 1 baru mencapai 46 persen atau sebanyak 910.683 orang dari total sasaran sebanyak 1.977.713 orang. Sedangkan vaksinasi dosis 2 baru mencapai sebesar 17.7 persen atau sebanyak 349.723 orang.

Padahal pada pertengahan Oktober 2021 sebelumnya, Bupati Garut Rudy Gunawan sempat menyatakan optimis vaksinasi minimal 50 persen bisa dicapai dalam dua pekan, saat perpanjangan PPKM Jawa Bali 4-18 Oktober 2021 berakhir.

Baca Juga: IPM Garut Rendah, Bupati Rudi Gunawan: Disini Saya Frustasi dengan Pejabat Disini

Demi merealisasikannya, dia pun mengklaim pihaknya langsung mengebut memperluas dan memercepat pelaksanaan vaksinasi ke berbagai kalangan masyarakat. Vaksinator disiapkan mencapai sekitar 2.000 vaksinator, terdiri tenaga kesehatan, ditambah unsur TNI dan Polri.

Selain dipusatkan di sentra vaksinasi di Gedung Pendopo Garut, vaksinasi juga menyasar kalangan masyarakat di kecamatan-kecamatan dan sejumlah titik keramaian seperti pusat perbelanjaan.

Berbagai stakeholder pun dilibatkan untuk berkontribusi dalam pelaksanaan vaksinasi. Mulai kalangan akademisi, perbankan, perhotelan, rumah makan, tempat wisata, hingga asosiasi klinik, dan lainnya.

Baca Juga: Vaksinasi di Garut Baru Capai 45,3%

Guna mencapai vaksinasi 50 persen itu, Muksin kembali mengimbau warga masyarakat yang belum divaksin agar bersegera mengikuti vaksinasi agar mendapatkan imunitas dari Covid-19. Warga yang sudah divaksin pun diingatkan agar tetap menjalankan protokol kesehatan agar tak terjadi penularan Covid-19.

"Masyarakat, terutama yang belum divaksin, agar mendatangi gerai vaksin. Baik yang ada di Pendopo, kecamatan, desa maupun di fasilitas kesehatan yang sudah ditetapkan petugas. Dan yang sudah divaksin agar tetap menerapkan protokol kesehatan," ingatnya.***(zainulmukhtar)


Editor : inilahkoran