Pohon Tumbang, Jalan Penghubung ke Wilayah Cianjur Selatan Terputus, Lalu Lintas Lumpuh

Pohon tumbang menyebabkan Jalan penghubung bagian selatan Cianjur di Desa Salgedang, Kecamatan Cempaka terputus.

Pohon Tumbang, Jalan Penghubung ke Wilayah Cianjur Selatan Terputus, Lalu Lintas Lumpuh
Petugas sedang menangani Pohon Tumbang yang memutus jalan di wilayah Cianjur Selatan.

INILAHKORAN, Cianjur- Jalan penghubung wilayah bagian selatan Cianjur, Jawa Barat, tepatnya di Desa Salagedang, Kecamatan Campaka, terputus akibat pohon berukuran besar tumbang.

Kejadian tersebut menyebabkan menyebabkan antrean panjang kendaraan dari kedua arah. Informasi dihimpun, pohon tumbang berukuran besar menutup seluruh badan jalan penghubung antarkecamatan dan merupakan akses jalan utama menuju wilayah bagian selatan atau sebaliknya menuju pusat Kabupaten Cianjur.

Tidak ada korban jiwa atau kendaraan yang tertimpa, namun arus lalu lintas lumpuh.

Baca Juga: Puluhan Rumah dan Satu Sekolah di Cikande Saguling Diterjang Banjir, Penyebabnya Klasik Draninase Buruk...

"Kami sudah terjebak selama dua jam, karena pohon berukuran besar tumbang dan melintang di jalan. Hingga pukul 18.30 WIB, belum ada upaya penganan dari petugas, sehingga macet terus memanjang. Katanya masih menunggu petugas yang membawa mesin pemotong," kata pengguna jalan tujuan selatan, Ikbal Abdulrozi saat dihubungi Minggu 7 November 2021.

Ia menjelaskan, pohon tumbang terjadi setelah wilayah Campaka diguyur hujan lebat sejak sore hingga malam.

Kepala BPBD Cianjur, Tedi Artiawan, mengatakan pihaknya telah menurunkan petugas ke lokasi, untuk berkoordinasi dengan dinas terkait, sebagai upaya cepat menyingkirkan material pohon yang tumbang dan pihaknya menargetkan dalam beberapa jam, jalur utama Cianjur selatan sudah dapat dilalui normal.

Baca Juga: Rawan Bencana! Wisatawan yang Melancong ke Cianjur Wajib Waspada di Jalur-jalur Ini

"Kita sudah mengirim petugas berbekal mesin pemotong serta truk untuk mengevakuasi pohon yang tumbang. Untuk data sementara tidak ada korban jiwa atau kendaraan yang tertimpa pohon. Menjelang tengah malam, kita pastikan jalur sudah dapat dilalui dari kedua arah," katanya.

Pihaknya juga mengimbau warga untuk ekstra hati-hati dan waspada saat melintas di sepanjang jalur selatan Cianjur, terutama saat hujan turun lebat dengan intensitas lama, dapat berdampak terjadinya bencana alam longsor, pohon tumbang dan banjir, terlebih jalur selatan termasuk dalam zona merah bencana.

Baca Juga: Artis Hingga Komunitas Dukung Kontingen Jabar di Peparnas XVI Papua

"Lebih baik berhenti di lokasi yang dinilai aman, atau ekstra hati-hati saat memacu kendaraan, karena sepanjang jalur selatan termasuk wilayah dengan tingkat kerawanan bencana tinggi. Hindari parkir di bawah pohon atau di pinggir tebing, karena bencana alam dapat terjadi setiap saat," katanya.***


Editor : inilahkoran