Sempat Hebohkan Publik, Polisi Beberkan Kronologi Lengkap Kasus Yana Supriatna

Beberapa waktu lalu publik dihebohkan dengan kasus hilangnya warga Sumedang, Yana Supriatna. Dia diduga hilang usai petugas menemukan motor.

Sempat Hebohkan Publik, Polisi Beberkan Kronologi Lengkap Kasus Yana Supriatna
Usai melakukan aksi 'prank' di Cadas Pangeran dan menghebohkan publik, Yana Supriatna resmi ditetapkan sebagai tersangka.

INILAHKORAN, Bandung - Beberapa waktu lalu publik dihebohkan dengan kasus hilangnya warga Sumedang, Yana Supriatna.

Yana diduga hilang usai petugas dan polisi menemukan motornya di tepi Jalan Cadas Pangeran pada Selasa 16 November 2021 malam.

Selain itu, Yana juga sempat mengirimkan pesan suara kepada istrinya bahwa berada di kawasan Pamulihan untuk melaksanakan shalat maghrib.

Baca Juga: Usai 'Prank' Cadas Pangeran, Yana Supriatna Resmi Jadi Tersangka

Yana juga mengatakan bahwa dirinya memberikan tumpangan kepada seseorang menuju Sumedang.

Akan tetapi, saat Yana mengirimkan pesan suara kedua kalinya ia justru mengatakan bahwa dirinya sudah tidak kuat. Hal inilah yang membuat keluarga khawatir Yana dibawa seseorang yang berniat jahat.

Kemudian, tak sedikit publik yang mengaitkan hilangnya Yana dengan hal-hal mistis.

yanaBaca Juga: Yana Supriatna Dibebaskan Polisi Usai 'Prank Cadas Pangeran', tapi Harus Lakukan Ini Setiap Hari...

Kronologi Lengkap Hilangnya Yana Supriatna

Setelah itu, beberapa hari dilakukan proses pencarian akhirnya Yana ditemukan. Namun, bukan di Cadas Pangeran, Yana justru ditemukan pada Kamis sore 18 November 2021 di Majalengka.

Menurut keterangan polisi, Yana merekayasa kejadian tersebut lantaran mempunyai masalah dengan pekerjaan dan keluarganya.

Polres Sumedang juga membeberkan kronologi lengkap kasus Yana Supriatna dalam keterangan pers yang dirilis Senin 22 November 2021.

Baca Juga: Tanggapi Hilangnya Yana Supriatna, Ridwan Kamil: Jangan Selalu Dihubungkan dengan Supranatural

Pada Selasa, 16 November 2021 Yana pulang ke Sumedang setelah bekerja di Bandung. Saat itu waktu menunjukkan pukul 19.21 WIB Yana menghentikan sepeda motornya di Masjid Nurul Hidayah Dusun Jelekong kecamatan Pamulihan.

Di pelataran masjid, Yana mengirimkan pesan suara kepada istrinya. Setelah beberapa saat, Yana melanjutkan perjalanannya memasuki kawasan Cadas Pangeran tepatnya di Dusun singkup Kecamatan Sumedang Selatan.

Di tempat tersebut Yana kembali menghentikan sepeda motornya Yana menyimpan helm, mengunci stang, dan membiarkan motornya di bahu jalan.

Baca Juga: Yana Supriatna Diperiksa Polisi, Kapolres Sumedang: Keterangannya Berubah-ubah

Setelah itu Yana menyebrang menuju pembatas jalan Cadas Pangeran dengan maksud untuk bunuh diri. Namun, hal tersebut urung dilakukan Yana karena teringat akan keluarganya.

Dalam kondisi hati tidak menentu berjalan kaki ke arah timur Cadas Pangeran mencari tempat sunyi hingga tiba di pertigaan Cadas Pangeran menuju jalan setapak ke arah utara Cadas Pangeran hingga sampai di sebuah lapangan voli.

Di lapangan voli itu ia berniat membuat rekaman suara kembali untuk istrinya namun tidak jadi karena lokasi tersebut terdapat beberapa warga. Akhirnya ia kembali berjalan kaki menuju jalan raya menyeberang jalan hingga sampai di masjid As-Salam Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan.

Baca Juga: Diduga Keponakan Yana Supriatna Ngamuk Tulis Status di Medsos, Malu Lihat Dukun Kena Prank

Tepat pukul 20.00 WIB, Yana melakukan salat istikharah di masjid tersebut dan setelah itu menuju sebuah gang menyusuri jalan setapak hingga tiba di sebuah tebing Sungai suasana saat itu sangat sunyi dan hening.

Yana melanjutkan keinginannya membuat pesan suara untuk istrinya Yana mengirimkan pesan suara sambil menangis lirih dengan tujuan untuk membohongi keluarganya bahwa telah mengalami kekerasan kemudian mengirim rekaman suara tersebut kepada istrinya.

Di tempat itu pula, Yana membuang tas selendangnya dengan harapan ada yang menemukan dan memperkuat bahwa dirinya mengalami kekerasan di tempat tersebut.

Yana kembali menuju jalan raya dan berniat meninggalkan Sumedang untuk menuju ke Jakarta. Namun, karena bus ke Jakarta tak kunjung datang akhirnya Yana mengalihkan tujuannya ke Cirebon.

Baca Juga: Se-Indonesia Kena Prank Cadas Pangeran, Yana Supriatna: Tadinya Mau Lompat ke Jurang

Saat itu waktu menunjukkan pukul 23.00 WIB angkutan umum yang Yana tumpangi tidak ke Cirebon tetapi hanya sampai di Kadipaten Majalengka Yana pun turun dari kendaraan itu dan beristirahat di sebuah masjid.

Kemudian, Rabu 17 November 2021 pukul 5.30 WIB Yana kembali meneruskan perjalanannya menuju Cirebon tepat pada pukul 8.00 WIB, kendaraan umum micro bus yang Yana tumpangi untuk kedua kalinya kini tiba di terminal Harjamukti Cirebon.

Di sana Yana sempat berkeliling dan selanjutnya beristirahat di masjid terminal. Keesokan harinya, Kamis 18 November 2021 pukul 10.30 WIB Yana menaiki kendaraan umum jurusan Bandung dengan suasana hati yang tak kunjung pasti.

Yana meminta turun di Kadipaten Majalengka menuju sebuah masjid saat itu waktu menunjukkan pukul 12.00 WIB. Sekira pukul 16.30 WIB, Yana keluar dari masjid dari masjid peristirahatannya dengan maksud mencari warung untuk berbuka puasa dengan berjalan kaki.

Baca Juga: Pengakuan Yana Supriatna Usai Prank se-Indonesia, Sempat Ingin Bunuh Diri di Cadas Pangeran

Pada waktu yang bersamaan, anggota satuan reserse kriminal Polres Sumedang yang mencari keberadaannya dapat mengamankan Yana tepat di samping Klinik Jantung Hasna Medika, Jalan Raya Timur Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka pada pukul 17.00 WIB.

Selanjutnya Yana dibawa ke Polres Sumedang untuk dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

Yana Supriatna Ditetapkan sebagai Tersangka

Polisi kemudian menetapkan Yana Supriatna sebagai tersangka karena telah merekayasa kejadian hilangnya di Cadas Pangeran.

Dalam kasus ini, Yana Supriatna diketahui melanggar pasal 14 ayat 2 UU No 1 tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana dengan ancaman hukuman tiga tahun penjara.***(firda rachmawati)


Editor : inilahkoran