INILAHKORAN- Kasus Covid-19 Kabupaten Garut mencapai angka tertinggi dalam sepekan kali ini.
Kasus Covid-19 Kabupaten Garut mencapai sepuluh kasus dengan pasien dirawat di rumah sakit berkisar 1-2 orang.
Kewaspadaan serta berdisiplin melaksanakan protokol kesehatan tidak boleh kendor agar Kasus Covid-19 Kabupaten Garut kembali menurun.
Apalagi varian baru omicron yang disebut-sebut berkali lipat lebih menular saat ini sudah terdeteksi masuk Indonesia.
Hal itu kembali diingatkan Koordinator Komunikasi Publik Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Garut yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut Muksin kepada seluruh masyarakat berkaitan kondisi terkini kasus Covid-19 di Garut, Jum'at (17/12/2021).
"Meskipun kasus Covid-19 di Garut sekarang ini relatif terkendalikan, dengan tingkat BOR (keterisian tempat tidur pasien kasus Covid-19 di rumah sakit) pun rendah, menerapkan prokes dalam keseharian tidak boleh kendor. Terutama pemakaian masker. Ditambah ikut divaksin secara lengkap," ujarnya.
Dia menyebutkan, kasus aktif Covid-19 di Garut sendiri hingga 16 Desember 2012 tercatat mencapai sebanyak sepuluh kasus. Sebanyak dua kasus di antaranya dalam perawatan isolasi rumah sakit, dan sebanyak delapan kasus isolasi mandiri.
Kasus aktif adalah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani perawatan. Jumlah kasus diperoleh dari akumulasi pasien positif dikurangi akumulasi pasien sembuh dan meninggal dunia.
Yang cukup menggembirakan, meskipun tak ada penambahan kasus pasien sembuh dari Covid-19, kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19 juga tidak terdapat penambahan. Baik dari hasil pemeriksaan sampel dengan RT PCR maupun rapid tes antigen.
Akumulasi pasien positif Covid-19 tetap seperti hari sebelumnya, mencapai sebanyak 24.777 orang.
Sedangkan akumulasi pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 sejak kasus Covid-19 terdeteksi di Garut hingga kini mencapai sebanyak 23.595 orang. Persentasenya mencapai sekitar 95,23 persen dari akumulasi pasien positif sebanyak 24.777 orang.
Seperti halnya kasus pasien terkonfirmasi positif maupun yang dinyatakan sembuh, tidak juga ada penambahan kasus pasien positif Covid-19 meninggal dunia.
Akumulasi pasien terpapar Covid-19 meninggal dunia tercatat mencapai sebanyak 1.172 orang. Atau sekitar 4,73 persen dari akumulasi pasien positif sebanyak 24.777 orang.
Satuan Tugas juga mencatat ada sebanyak 48 pasien berstatus suspek Covid-19, dan sebanyak empat pasien berstatus probable meninggal dunia. Sehingga secara keseluruhan, pasien kasus Covid-19 meninggal dunia di Garut mencapai sebanyak 1.224 orang.(zainulmukhtar)***