Sebanyak 37 Rumah dan 1 Masjid di Cianjur Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Sebanyak 37 rumah warga dan satu masjid di Desa Cimanggu, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur mengalami rusak berat akibat diterjang angin

Sebanyak 37 Rumah dan 1 Masjid di Cianjur Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
BPBD Cianjur saat mengecek ke lokasi angin puting beliung di Desa Ciamnggu, Kabupaten Cianjur.

 

INILAHKORAN, Cianjur-  Sebanyak 37 rumah warga dan satu masjid di Desa Cimanggu, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur mengalami rusak berat akibat diterjang angin puting beliung.

Bencana alam angin puting beliung yang merusak 37 rumah warga dan satu masjid terjadi di Cimanggu, Minggu 26 Desember 2021 sore.

"Tidak ada korban jiwa, namun puluhan kepala keluarga terpaksa mengungsi," kata  Sekretaris BPBD Cianjur, Rudi Labis saat dihubungi di Cianjur seperti dikutip dari Antara, Senin 27 Desember 2021.

Baca Juga: Sehari 3 Kejadian, Bencana Alam di Bogor Terbanyak seIndonesia

Pihaknya langsung mengirimkan petugas ke lokasi bencana angin puting beliung untuk mendata rumah yang rusak dan membantu warga menyingkirkan pohon besar yang tumbang menimpa rumah warga.

"Tercatat 37 kepala keluarga terpaksa mengungsi untuk sementara, peristiwa angin puting beliung yang melanda empat kampung di Desa Cimanggu, terjadi Minggu sore, hingga Senin pagi warga sudah mulai memperbaiki atap rumah yang sebagian besar rusak," katanya.

Ia menjelaskan, kerugian materil akibat angin puting beliung diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Sedangkan sebagian besar warga yang mengungsi sudah mulai kembali ke rumahnya masing-masing, setelah warga bergotong royong memperbaiki atap rumah yang rusak ringan dan sedang.

Baca Juga: Polres Cianjur Buka Empat Pos di Perbatasan saat Libur Natal dan Tahun Baru

Sedangkan untuk warga yang rumahnya rusak berat, hingga saat ini, masih menumpang di rumah sanak saudaranya, sambil menunggu bantuan perbaikan rumah.

"Kita upayakan mereka segera mendapat bantuan. Petugas disiagakan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan," katanya.

Camat Cibeber Epi Rusmana mengatakan, bencana angin puting beliung terjadi setelah hujan deras dengan intensitas tinggi melanda kawasan tersebut, menjelang sore tiba-tiba angin puting beliung mengamuk dan merusak puluhan rumah warga dan sejumlah bangunan lainnya.

"Angin puting beliung sempat berkecamuk selama beberapa menit, sehingga merusak sebagian besar atap rumah dan merobohkan pohon yang cukup besar di Kampung Pasir Jeruk, satu rumah rusak berat tertimpa pohon," katanya. *** (Ahmad Sayuti)


Editor : inilahkoran