INILAHKORAN- Pemkot Cirebon bakal membuka pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen yang diikuti seluruh siswa mulai Senin (10/1/2022).
Hal tersebut dikatakan Sekda Pemkot Cirebon, Agus Mulyadi. Menurutnya, PTM 100 persen itu, dibuka untuk seluruh jenjang pendidikan dari mulai PAUD, TK, SD, MI, SMP, MTs, SMA, MA, SMK, dan lainnya.
Menurut Agus Mulyadi, rencana tersebut telah disepakati Satgas Covid-19 Kota Cirebon dan instansi lainnya. Termasuk, Kemenag Kota Cirebon dan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah X.
"Awalnya kita rencanakan pada tingkatan SMP dan MTs. Tapi setelah rapat koordinasi, kami putuskan PTM 100 persen dibuka untuk seluruh tingkatan pendidikan," kata Agus Mulyadi saat ditemui di Balai Kota Cirebon, Sabtu (8/1/2022).
Namun Sekda mengingatkan, pihak sekolah supaya tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Ini supaya penyebaran covid-19 tidak terjadi lagi. Untuk itu, pihaknya bersama Kemenag, dan KCD akan terus memonitor proses PTM 100 persen tersebut. Sekda meminta, semua siswa dan sekolah, mematuhi aturan yang sudah ditetapkan.
"Kami akan terus memonitor jalannya PTM 100 persen ini. Jaga protokol kesehatan dan lakukan seperti SOP yang yang sudah ditentukan. Pokoknya jangan sampai lengah," jelas Agus.
Selain itu lanjut Agus Mulyadi, para camat se-Kota Cirebon pun ditunjuk sebagai koordinator monitoring dan evaluasi pelaksanaan PTM 100 persen di seluruh sekolah di wilayahnya masing-masing. Hal tersebut dilakukan, supaya bisa memastikan keselamatan para siswa dari penyebaran Covid-19.
"Mudah-mudahan PTM 100 persen di Kota Cirebon berjalan lancar, dan tidak menemui kendala apapun, termasuk ancaman penyebaran Covid-19," jelasnya.
Agus Mulyadi menambahkan, secara umum skema pelaksanaan PTM 100 persen di Kota Cirebon durasi maksimalnya ialah enam jam perhari.
Bahkan, kantin sekolah dilarang buka dan pedagang kaki lima pun dilarang berjualan di sekitar sekolah. Hal itu diberlakukab dari mulai para siswa masuk hingga pulang sekolah.
"Para siswa juga wajib berada di dalam kelas, dan baru diizinkan keluar saat pulang sekolah kira-kira pukul 11.50 WIB," tukasnya. (maman suharman)***