Lagi, Garut Dikepung Banjir dan Longsor
Lagi banjir dan longsor menimpa beberapa desa di kawasan utara Kabupaten Garut dan hingga kini belum diketahui dampak kerugian akibat banjir
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Garut – Lagi bencana alam menerjang Kabupaten Garut. Kali ini banjir dan longsor menimpa beberapa desa di Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, Kamis 13 Januari 2022 sore.
Banjir dan longsor menerjang Kecamatan Selaawi Kabupaten Garut setelah kawasan Garut Utara yang berbasatan dengan Sumedang tersebut diguyur hujan deras.
Bencana alam banjir dan longsor yang menimpa kawasan Garut sebelah utara tersebut sempat viral saat rekaman video amatir ramai diperbincangkan di media sosial.
Baca Juga: Pedagang Pasar Induk Garut Mogok Berjualan Lantaran Harga Daging Ayam Meroket
Dari data yang dihimpun, beberapa desa di Garut yang dilanda banjir dan longsor tersebut, yakni Desa Mekarsari, Desa Putrajawa, Desa Selaawi, Desa Samida, dan Desa Pelita Asih.
“Kabar yang saya peroleh, banjir terjadi di Desa Mekarsari, daerah Desa Putrajawa, Desa Selaawi, Desa Samida, dan Desa Pelita Asih. Hampir semuanya. Kalau yang ada longsoran-longsoran itu daerah Pelita Asih dan Samida. Saya belum mengeceknya lagi bagaimananya," kata salah seorang warga Kampung Cilimus Desa Putra Jawa Dadi (45).
Dia menegaskan, selama ini, tak pernah ada kejadian bencana seperti itu di wilayah Kecamatan Selaawi. Karenanya, dia menduga hal itu terjadi karena daerah serapan di wilayah Selaawi sudah berkurang, ditambah dengan adanya pendangkalan dan penyempitan badan sungai.
Baca Juga: Pemkab Garut Gelontorkan Rp250 Juta Buka Akses ke Objek Wisata di Pelosok
Itu pula mengapa sungai Cipangacian dan Cikuya tak mampu menampung debit air besar ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi hari itu. Air sungai kemudian meluap menyebabkan banjir.
"Aliran sungai Cipangacian yang hulunya di daerah Samida dan Pelita Asih melintasi Desa Samida, Selaawi, dan Mekarsari, termasuk aliran sungai Cikuya," kata Dadi.
Camat Selaawi Ridwan Efendi membenarkan terjadinya longsor dan banjir di wilayahnya. Namun dia tak menyebutkan di mana saja. Pun dampak dari kejadian tersebut karena masih melakukan pengecekan dan pendataan.
"Ada banjir dan longsor di beberapa titik akibat hujan deras di wilayah Kecamatan Selaawi," ujar Ridwan.(zainulmukhtar)
Editor : inilahkoran


