Unik, Vaksinasi Anak di Pangandaran Dilakukan di Arena Wisata Akuarium
Pemkab Pangandaran melakukan vaksinasi anak usia 6-11 tahun di lokasi wisata akuarium Pangandaran agar anak tidak takut.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Pangandaran - Pemerintah Kabupaten Pangandaran menggelar vaksinasi Covid-19 anak-anak usia 6 hingga 11 tahun di arena wisata akuarium.
Vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun dilakukan Pemkab di akuarium Pangandaran Integrated Aquarium and Marine Research Institute (Piamari) agar vaksinasi tersebut tidak membuat anak-anak takut.
"Konsepnya hari ini kita ingin memberikan vaksinasi yang tidak menakutkan, artinya vaksinasi sambil bermain," kata Plt Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Pangandaran Agus Nurdin di Pangandaran sebagaimana dikutip dari Antara, Kamis 13 Januari 2022.
Ia menjelaskan bahwa Pemkab Pangandaran sudah mulai menyelenggarakan vaksinasi anak-anak yang ditargetkan sekitar 35 ribu anak usia 6 sampai 11 tahun.
Baca Juga: SAR Bandung Lakukan Pencarian Wisatawan Tenggelam di Pantai Barat Pangandaran
"Saat ini baru 20-30 persen anak selesai mendapatkan vaksin dosis satu," katanya.
Dalam upaya mempercepat vaksinasi anak itu, pihaknya bersama dinas terkait lainnya membuat suatu kegiatan dengan cara mengundang anak-anak dan orang tuanya untuk datang ke Piamari di Pangandaran.
"Jadi anak-anak diundang ke Piamari untuk melaksanakan vaksinasi, setelah itu anak-anak melihat akuarium dengan berbagai jenis ikan," katanya.
Ia menyampaikan terima kasih kepada pihak pengelola Piamari yang telah memberi izin sehingga kegiatan tersebut disambut baik oleh masyarakat terutama banyak anak-anak yang datang untuk divaksin.
Baca Juga: Jelang Perayaan Tahun Baru 2022, Ratusan Pengunjung Mulai Memadati Kawasan Wisata Pantai Pangandaran
Terkait masih adanya orang tua yang belum bersedia anaknya divaksin, kata dia, jumlahnya masih sedikit, meski begitu pihaknya akan melakukan pendekatan agar semua anak di Pangandaran mendapatkan vaksin.
"Kami akan melakukan pendekatan agar orang tua paham pentingnya vaksin, apalagi pembelajaran tatap muka sudah 100 persen," kata Agus Nurdin.
Sementara itu, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Brigadir Jenderal Polisi Bariza Sulfi menyempatkan waktu untuk meninjau langsung pelaksanan vaksinasi anak di Kabupaten Pangandaran.
Kedatangan jenderal bintang satu itu untuk memastikan kegiatan vaksinasi anak-anak berjalan lancar sekaligus memberikan dukungan kepada anak-anak yang divaksin.
"Yang sudah divaksin silakan jalan-jalan di Aquarium, jangan lupa tetap memakai masker," demikian Bariza Sulfi . (Ahmad Sayuti)
Editor : inilahkoran


