Unjani Tutup Pelatihan LDKK di Pusdik Armed

Unjani menutup kegiatan LDKK di Pusdik Armed Cimahi yang diikuti oleh empat fakultas yang ada di universitas milik TNI tersebut.

Unjani Tutup Pelatihan LDKK di Pusdik Armed
Unjani tutup LDKK yang diikuti empat fakulyas di Pusdik Armed.


INILAHKORAN, Bandung - Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) menutup Latihan Dasar Kedisiplinan dan Kepemimpinan (LDKK) yang digelar selama tiga hari. Kegiatan ini berlangsung di Pusat Pendidikan Artileri Medan (Pusdik Armed), Kota Cimahi, Minggu 30 Januari 2022.

Ribuan mahasiswa Unjani yang mengikuti LDKK di Pusdik Armed berasal dari 4 fakultas, yaitu Fakultas Sains dan Informatika, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Teknik dan Fakultas Psikologi.

Hadir dalam acara tersebut, Rektor Unjani Hikmahanto Juwana, Komandan Pusdik Armed, Brigjen TNI Jauhari Agus, serta orang tua LDKK dan lainnya.

Baca Juga: Wawalkot Bogor Ingin DED Pusat Pemerintahan Rampung Tahun Ini, Sekda Ngaku Belum Bisa

Hikmahanto Juwana mengungkapkan, kegiatan LDKK Unjani pada tahun 2022 di bagi kepada empat gelombang. Mereka yang mengikuti LDKK telah memenuhi syarat mulai dari vaksin hingga pemeriksaan kesehatan.

"Setiap fakultasnya ada 500 atau 700 mahasiswa yang mengikuti LDKK. Mereka harus divaksin, dan pemeriksaan kesehatan, Dipusdik Armed ini dari Jumat sampai Minggu," ucap Hikmahanto Juwana.

Hikmahanto berharap, kegiatan yang menggandeng pihak TNI tersebut dapat memberikan dampak pada peningkatan sikap disiplin dan loyalitas para mahasiswa.

Baca Juga: Masih Gunakan Open Bidding, Ini Alasan Pemkab Cirebon Belum Jalankan Merit System

Kedisplinan dan loyalitas merupakan hal utama yang harus dimiliki mahasiswa untuk menghadapi tantangan pembangunan di era mendatang.

Selain itu, mahasiswa di didik kedisiplinan, kepemimpinan, semua materi dari Pusdik Armed, termasuk wawasan kebangsaan, bela negara, berkaitan dengan narkotika. Mudah-mudahan mereka bisa menjadi alumni yang disiplin, loyal, dan santun, dan ini akan nilai jual bagi mereka.

"Saya melihat masalah kedisplinan, kepemimpinan, dan sopan santun itu ada di militer, kadang-kadang mahasiswa suka melupakan itu, padahal ini yang sangat dibutuhkan negeri untuk maju," ucapnya.

Baca Juga: The Untold Story Saya Bacharuddin Jusuf Habibie, Ungkap Sisi Lain Perjalanan Hidup BJ Habibie

Di lokasi yang sama, Komandan Pusdik Armed, Brigjen TNI Jauhari Agus mengatakan bahwa kegiatan LDKK ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi mahasiswa dalam misi membangun Indonesia yang semakin maju.

Harapannya, selama tiga hari dididik, dibina, dan diarahkan dapat memberikan manfaat, memberikan nuansa positif, yang berdampak pada perubahan dan muncul generasi-generasi harapan bangsa," ujarnya.

"Bisa manfaat bagi dirinya, meluarga, bangsa, agama, dan negara kesatuan republik Indonesia," pungkasnya. *** (Okky Adiana)


Editor : inilahkoran