Sudah 4 Sekolah di Garut Ditutup Lantaran Covid-19, PTM Terus Jalan Ini Langkah Rudy Gunawan
Bupati Garut Rudy Gunawan tidak akan melakukan penutupan pembelajaran di sekolah jika ada kasus Covid-19 dan hanya ditutup secara mikro
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Garut – Bupati Garut Rudy Gunawan mengaku sudah ada empat sekolah yang dilakukan penutupan pasca adanya yang positif Covid-19.
Rudy Gunawan mengaku penutupan sekolah di Garut jika ditemukan kasus Covid-19 dilakukan selama 7 hari sebagai langkah menseterilkan dari virus Covid-19.
"Total sekolah yang ditutup ada empat," kata Bupati Garut Rudy Gunawan kepada wartawan seperti dikutip dari Antara, Jumat 4 Februari 2022.
Baca Juga: Nambah Lagi, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Jadi 91
Selain itu, Rudy Gunawan mengatakan, agar penularan Covid-19 tidak menyebar, Pemkab Garut bakal melakukan penutupan secara mikro bagi sekolah yang ditemukan siswa atau gurunya positif Covid-19.
"Jadi penutupan PTM (pembelajaran tatap muka) sekolah tidak dilakukan oleh kita, tapi dilakukan dalam 'micro lockdown', ujarnya".
Ia mengatakan kasus penularan wabah Covid-19 di Garut telah terjadi peningkatan sejak awal 2022, termasuk terjadi penularan di lingkungan sekolah di tengah pemberlakuan PTM.
Baca Juga: Kasus Positif Covid 19 di Kabupaten Garut Melonjak, Kok PTM Jalan Terus?
Terkait jumlah kasus yang ditemukan di lingkungan sekolah, kata dia, dilaporkan sementara lebih dari 20 orang, salah satunya ada di lingkungan SMP Negeri 2 Garut, dan SMA Negeri 6 Garut.
"Covid-19 ini mengalami peningkatan di fase sekolah, SMP 2 kita tutup dulu ya," katanya.
Ia menambahkan, jajaran Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut terus bergerak melakukan penelusuran dan pemeriksaan terhadap orang yang kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.
"Sekarang kami melakukan 'tracing', 'tracking' seribu orang setiap hari," katanya. (*)
Editor : inilahkoran


