Pemkab Garut Sulap Hotel Jadi Tempat Isolasi Terpadu Pasien Covid-19
Pemkab Garut menyiapkan sebuauh hotel sebagai tempat isolasi terpadu pasca melonjaknya kasus Covid-18 yang hampir tembus 200 orang
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Garut - Pemkab Garut kembali menyiapkan tempas isolasi terpadu pasca melonjaknya kasus Covid-19 beberapa hari terakhir ini yang mencapai 200 orang.
Bahkan, Pemkab Garut pun sudah menyiapkan sebuah hotel di wilayah selatan untuk dijadikan tempat isolasi terpadu bagi para pasien Covid-19.
"Kita sudah melakukan kunjungan wilayah selatan, termasuk mengecek tempat yang akan dijadikan tempat isolasi terpadu. Kemungkinan tempatnya di salah satu hotel di selatan. Kita pun sudah koordinasi soal tersebut," kata Sekretris Daerah Garut Nurdin Yana, Minggu 6 Februari 2022.
Baca Juga: NII Deklarasi di Garut, Begini Kata Gubernur Ridwan Kamil
Dia menyebutkan, penyiapan tempat isolasi terpadu sendiri dilakukannya sejak beberapa pekan lalu dalam upaya mengantisipasi kemungkinan merebaknya kasus penularan Omicron, menyusul bermunculannya kasus tersebut di Jakarta dan sekitarnya.
Rusunawa dan gedung Islamic Center Garut pun diproyeksikan sebagai tempat isolasi terpadu. Islamic Center Garut bahkan sudah mulai menampung sejumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19.
Isolasi terpadu terutama ditujukan bagi pasien positif Covid-19 yang tak bergejala, atau bergejala ringan. Sedangkan pasien bergejala berat dan sedang dirawat di rumah sakit.
Baca Juga: Hebat! Rokok Mencos Garut Tembus Pasar Jepang
Guna mengantisipasi terus merebaknya penularan Covid-19, Nurdin yang juga Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Garut itu pun mengingatkan semua pihak agar waspada dan tetap berdisiplin mematuhi protokol kesehatan.
Kasus aktif Covid-19 di Garut sendiri saat ini mendekat angka dua ratus kasus.
Berdasarkan data Satgas Covid-19, kasus aktif Covid-19 di Garut sendiri, , hingga 5 Februari 2022, mencapai sebanyak 179 orang. Sebanyak 50 kasus di antaranya dalam isolasi perawatan rumah sakit, dan sebanyak 129 kasus isolasi mandiri.
Kasus aktif adalah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani perawatan. Jumlah kasus diperoleh dari akumulasi pasien positif dikurangi akumulasi pasien sembuh dan meninggal dunia.
Akumulasi pasien positif tercatat sudah mencapai sebanyak 24.995 orang. Akumulasi pasien sembuh dari Covid-19 sebanyak 23.642 sorang. Sedangkan akumulasi pasien positif meninggal dunia sebanyak 1.174 orang.(zainulmukhtar)
Editor : inilahkoran


