Bisa Timbulkan Korban Jiwa, Warga Minta Jalan Rusak Milik Pemkab Cianjur Segera Diperbaiki
Warga Kabupaten Cianjur berharap pemerintah segera memperbaiki jalan rusak milik kabupaten di beberapa titik jalan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHORAN, Cianjur - Warga Kabupaten Cianjur berharap pemerintah segera memperbaiki jalan rusak milik kabupaten di beberapa titik ruas jalan.
Bukan tanpa alasan, warga menilai lantaran selain jalan rusak banyak jalan berlubang di Kabupaten Cianjur yang bisa menyebabkan timbulnya korban jiwa.
Rusaknya jalan milik kabupaten di sejumlah kecamatan itu, sudah terjadi sejak satu tahun terakhir, bahkan lubang berbagai ukuran menghiasi jalan penghubung antar kabupaten seperti di Kecamatan Cianjur, Kecamatan Cikalongkulon dan sebagian besar kecamatan di wilayah selatan.
Baca Juga: Sudah TIga Nyawa Melayang Akibat Tembok Pembatas Rumah Roboh di Cianjur
"Kecelakaan tunggal akibat terjerembab ke dalam lubang yang menghiasi jalan milik kabupaten penghubung Cianjur-Sukabumi, tepatnya di Jalan Abdulah Bin Nuh ini, sudah sering terjadi. Dinas terkait hanya melakukan tambal sulam yang hanya kuat beberapa minggu," kata warga Desa Nagrak Fauzi Noviandi, seperti dikutip dari Antara, Minggu 6 Februari 2022.
Dia mengatakan, sejak jalan milik kabupaten itu rusak, tidak hanya menyebabkan kecelakaan tunggal, namun tidak jarang truk bermuatan berlebih, mengalami patas as roda, sehingga menyebabkan macet panjang ketika pagi atau malam hari.
Hal dinyatakan Rusman (54) tokoh warga di Kecamatan Sukaresmi, jalan kabupaten yang membentang di wilayahnya, sudah rusak sejak beberapa tahun terakhir, terutama jalur alternatif Mariwati-Cikalongkulon-Jonggol, yang merupakan solusi ketika macet terjadi di jalur Puncak.
Baca Juga: Tragis...Satu Keluarga Tertimpa Longsor Tembok Pembatas di Cianjur, Dua Anaknya Meninggal
"Kami sudah mengusulkan perbaikan jalan ke Pemkab Cianjur, namun hingga saat ini, belum mendapat kepastian kapan akan diperbaiki. Sebagian besar landasan jalan sepanjang 8 kilometer berlubang, sehingga menghambat aktifitas warga terutama perekonomian," katanya.
Sementara Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan telah menyiapkan anggaran untuk perbaikan jalan dan peningkatan status jalan di Cianjur, sehingga target nya hingga tahun 2024, 1.000 kilometer jalan beton atau jalan baik di Cianjur.
"Tahun ini, kita anggarkan seratus miliar lebih untuk perbaikan jalan milik kabupaten yang tersebar di seluruh wilayah Cianjur, skala prioritas dilakukan sebagai upaya pemulihan cepat ekonomi yang terpuruk selama pandemi," katanya. (*)
Editor : inilahkoran


