Duh Gegara Ini Perayaan Hari Jadi Kabupaten Garut ke-209 Ditunda

Duh gegara kasus Covid-19 terus naik hari jadi Kabupaten Garut terpaksa ditunda lantaran berisiko menularkan virus Covid-19

Duh Gegara Ini Perayaan Hari Jadi Kabupaten Garut ke-209 Ditunda
Bupati Garut Rudy Gunawan terpaksa menunda hari jadi Kabupaten Garut ke-209 lantaran berisiko menularkan kasus Covid-19.

INILAHKORAN, Garut – Duh gegera kasus positif Covid-19 naik, Bupati Garut Rudy Gunawan harus menunda perayaan hari jadi  Kabupaten Garut ke-209.

Perayaan hari jadi Kabupaten Garut  ke-209 ditunda, Rudy Gunawan berasalan berisiko menyebabkan terjadinya penularan Covid-19.

"Untuk sementara euforia (hari jadi Kabupaten Garut) itu ditunda dulu," kata dia di Garut, Jawa Barat, Senin.

Baca Juga: TOK! PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang, Airlangga Hartarto: Untuk Menghadapi Kenaikan Omicron

Pemerintah Kabupaten Garut sebelumnya telah merencanakan agenda untuk memeriahkan hari jadi daerah itu sebagai bentuk syukur di hari kelahiran yang ke-209.

Namun, kata dia, agenda peringatan itu sementara ditunda karena kondisi Kabupaten Garut saat ini sedang terjadi peningkatan kasus penularan COVID-19, sekaligus mengikuti arahan dari pemerintah pusat dalam hal pencegahan Covid-19.

"Kami tunduk dan taat terhadap arahan pemerintah pusat, meskipun kita tidak boleh panik, tetapi kita sedini mungkin menghindari kerumunan yang begitu banyak," katanya.

Baca Juga: Angka Positif Covid-19 di Kabupaten Indramayu Mencapai 605 Orang

Ia menambahkan peringatan hari jadi Garut dalam situasi normal digelar meriah.

Oleh karena terjadi pandemi Covid-19, kegiatan itu terpaksa ditunda untuk menghindari kerumunan orang yang berisiko menyebabkan penularan virus tersebut.

"Kegiatannya hanya berupa peringatan saja, misal upacara di area Alun-Alun Garut, kemudian rapat paripurna DPRD," katanya.

Baca Juga: Pemkab Garut Siap Genjot Vaksinasi Dosis Dua

Laporan Satgas Penanganan Covid-19 Garut mencatat kasus aktif terkonfirmasi COVID-19 sebanyak 547 orang terdiri atas 407 orang menjalani isolasi mandiri dan 140 orang menjalani perawatan di rumah sakit.

Kasus Covid-19 di Garut menyerang berbagai kalangan tersebar di sejumlah kecamatan, termasuk pegawai lingkungan Pemkab Garut dan ajudan pribadi Bupati Garut terkonfirmasi Covid-19. (*)


Editor : inilahkoran