Sehari Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah 245 Orang

Dinkes Kabupaten Cirebon menyebutkan selama sehari terjadi penambahan kasus Covid-19 di sebanyak 245 orang dari hasil kegiatan skrining.

Sehari Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah 245 Orang
Dinkes Kabupaten Cirebon menyebutkan dalam sehari terjadi penambahan sebanyak 245 kasus Covid-19.

INILAHKORAN, Cirebon – Selama sehari penambahan kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon sebanyak 245 orang.

Penambahan pasien positif Covid-19 tersebut terjadi Rabu 16 Desember 2022. Berdasarkan catatan Dinkes Kabupaten Cirebon, penambahan terbanyak berasal dari hasil kegiatan skrining.

"Penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pada hari ini ada 245 orang," kata Kepala Seksi Imunisasi dan Surveilans Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Cirebon Dendi Hamdi sebagaimana dikutip dari Antara.

Baca Juga: Polisi Buru Penyeleweng Pupuk Subsidi di Indramayu

Ia mengatakan penambahan kasus Covid-19 sebanyak 245 orang dalam sehari, didominasi hasil skrining, termasuk kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan jumlah 160 kasus.

Kemudian , terdapat penambahan kasus dari suspek berjumlah 55 orang, dan kontak erat dengan pasien Covid-19 sebanyak 39 orang.

Menurutnya dengan adanya 245 kasus baru dalam sehari, maka saat ini warga Kabupaten Cirebon yang menjalani isolasi sebanyak 834 orang.

Baca Juga: Tanggapi Ceramah Ustadz Khalid Basalamah Tentang Wayang, Fadli Zon: Perbedaan Pendapat Wajar

"Untuk isolasi mandiri ada 693 orang, dan yang menjalani perawatan di rumah sakit terdapat 141 orang," katanya.

Pada hari yang sama, kata dia, terdapat penambahan kasus kematian sebanyak empat orang, dan kini total warga yang meninggal dikarenakan terpapar Covid-19 906 orang.

Selain itu juga terdapat penambahan kasus yang selesai menjalani isolasi sebanyak 73 orang.

Baca Juga: Sering Diterjang Banjir Musiman, DPUTR KBB Akan Segera Lakukan Normalisasi

Ia menambahkan mengatakan dengan semakin terus meningkatnya kasus Covid-19, maka pihaknya meminta kepada masyarakat agar kembali memperketat protokol kesehatan dan menjalani vaksinasi.

"Masyarakat perlu diedukasi kembali terkait prokes, karena kasus sudah mulai meningkat dengan signifikan,"  demikian Dendi Hamdi. (*)

 


Editor : inilahkoran