Pencairan BPNT Tunai via Kantor Pos Berpotensi Timbulkan Kerumunan
Pencairan BPNT secara tunai via Kantor Pos dinilai Laskar Indonesia berpotensi menimbulkan kerumunan di tengah pandemi Covid 19.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kini bisa dicairkan secara tunai, salah satunya via kantor pos. Rentankah di masa pandemi Covid 19?
Pencairan BPNT dengan dipusatkan melalui Kantor Pos (PT Pos Indonesia) jadi pilihan 'mendesak pemerintah'.
Seperti penyaluran untuk periode Januari-Maret 2022 yang diperintahkan dipercepat pada Februari 2022 ini.
Baca Juga: Kunci Jawaban Shopee Tebak Kata Level 391, 392, 393, 394, 395, 396, 397, 398, 399, 400
Selain dibayangi potensi "matinya" agen-agen penyalur, cara penyaluran tersebut juga dikhawatirkan menimbulkan kerumunan yang dapat memicu penyebaran Covid-19 yang saat ini sedang melonjak. Termasuk di Kabupaten Garut.
"Wah, ini bakal ramai orang berkerumun. Bagaimana ini aturan? Katanya enggak boleh berkerumun. Sekarang pencairan BPNT malah di pos. Yang sudah-sudah juga waktu pencairan BST (Bantuan Sosial Tunai), kerumunannya luar biasa di kantor pos. Apalagi ini BPNT," kata Ade Koswara Ketua PAC Laskar Indonesia Kecamatan Singajaya, Minggu 20 Februari 2022.
Baca Juga: Kunci Jawaban Shopee Tebak Kata Level 381, 382, 383, 384, 385, 386, 387, 388, 389, 390
Penyaluran Bansos Sembako 2022 di Kabupaten Garut belum diketahui kapan dimulai.
Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Garut King Iwan mengatakan hal tersebut baru Senin (21/2/2022) ini akan dikoordinasikan dengan PT Pos Indonesia.
"Senin baru akan dikoordinasikan dengan PT Pos. Saya lagi menunggu petunjuk lebih lanjut," ujarnya.
Dia juga tak menyebutkan ketika ditanya berapa jumlah warga penerima bansos sembako/BPNT di Kabupaten Garut saat ini.
Baca Juga: Usulan Dicoret, Kelanjutan Program Cibinong City A Beautiful Dilanjutkan pada 2023
Penyaluran bansos sembako untuk 2022 dalam bentuk tunai sendiri tercantum dalam surat Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial RI nomor 592/6/BS.01/2/2022 tertanggal 18 Februari 2022 perihal Percepatan Penyaluran Bansos Sembako/BPNT Periode Januari s.d. Maret 2022 ditujukan kepada para gubernur dan bupati/walikota se-Indonesia.
Pada surat ditandatangani Dirjen Penanganan Fakir Miskin Asep Sasa Purnama beredar di sejumlah grup WhatsApp itu disebutkan, menindaklanjuti arahan Presiden RI pada Rapat Terbatas, Selasa 15 Februari 2022, untuk mempercepat penyaluran Bansos 2022 maka penyaluran Bansos Program Sembako/BPNT dilaksanakan pada Februari 2022 disalurkan melalui PT Pos Indonesia dalam bentuk tunai.
Para gubernur dan bupati/walikota serta jajaran organisasi pemerintah daerah diminta mendukung kelancaran penyaluran bansos tersebut.
Baca Juga: Celaan Bagian Dari Ujian Hijrah, Ini Tips Menghadapinya dari Ustadz Adi Hidayat
Di Kabupaten Garut sendiri beredar salinan surat PT Pos Indonesia nomor 339/KCGRT/1822 perihal Penyaluran Dana Bantuan Program Sembako 2022 ditujukan kepada Bupati Garut.
Pada surat ditandatangani Executive Manager Depi D itu disebutkan, penyaluran dana bantuan program sembako di Garut bertahap mulai 20 Februari sampai 3 Maret 2022. Pemkab Garut dimohonkan bantuan dan dukungan agar penyaluran bansos lancar.***(zainulmukhtar).
Editor : inilahkoran


