Kendati Mengalami Kenaikkan, Disdagin Klaim Stok Kacang Kedelai di Garut Aman

Disdagin Kabupaten Garut mengklaim stok kacang kedelai hingga kini di pasar masih aman dan akan terus dijaga pasokannya

Kendati Mengalami Kenaikkan, Disdagin Klaim Stok Kacang Kedelai di Garut Aman
Disdagin Kabupaten Garut memastikan stok kacang kedelai aman di pasar hingga kini.

INILAHKORAN, Garut –  Kendati terjadi kenaikkan harga, Disdagin Kabupaten Garut mengklaim stok kacang kedelai di pasar masih aman.

Disdagin pun akan tetap memastikan pasokan tetap terjaga hingga kebutuhan masyarakat akan kacang kedelai tetap terpenuhi.

"Hasil laporan sementara stok kacang kedelai di pasar aman," kata Kepala Disdagin Kabupaten Garut Nia Gania Karyana di Garut, seperti dikutip dari Antara, Senin 21 Februari 2022.

Baca Juga: Data Penerima Diperbaharui Tiap Bulan, Buruan Cek Nama Penerima Bansos BPNT Terbaru di Sini

Ia menuturkan sejumlah petugas sudah diterjunkan untuk memeriksa ketersediaan kacang kedelai di Pasar Induk Ciawitali sebagai pasar terbesar di Garut yang biasa memasok kebutuhan barang ke pasar tradisional lainnya.

Hasil peninjauan di lapangan, kata dia, ada salah satu penyuplai kacang kedelai di Pasar Ciawitali yang memiliki stok lama sebanyak 4 ton dan siap memasok kebutuhan pasar di Garut.

"Salah satu penjual di Pasar Ciawitali itu tersedia 4 ton kacang kedelai, katanya barang itu stok lama yang siap jual," kata Gania.

Baca Juga: Bisa Dicairkan Secara Tunai, Bansos BPNT Disalurkan untuk Tiga Bulan Sekaligus!

Ia menyampaikan pihaknya sudah memerintahkan ke seluruh UPTD Pasar di Garut untuk memeriksa langsung ketersediaan kacang kedelai di wilayahnya.

Ia berharap ketersediaan kacang kedelai di Garut tetap aman sampai akhirnya pasokan barang kembali lancar dan tidak sampai terjadi kelangkaan di Garut.

"Kalau barang yang sekarang habis tentunya akan sulit atau langka di pasaran, kami harap tidak terjadi kelangkaan di Garut," katanya.

Kasubag UPTD Pasar Guntur Garut Yusep Suryaman menyampaikan hasil inspeksi di lapangan ketersediaan kacang kedelai yang menjadi bahan baku tahu dan tempe masih tersedia cukup untuk beberapa hari ke depan dengan harga Rp11.200 per kilogram.

Baca Juga: Satgas Pangan Polri Temukan 61 Ton Minyak Goreng Tidak Sesuai Distribusi di Makassar

Menurut dia masih adanya stok kacang kedelai di pasaran itu maka kegiatan usaha tahu dan tempe di Garut masih bisa berproduksi selama beberapa hari ke depan.

"Berdasarkan pengecekan ke para pengrajin, mereka masih memproduksi karena bahan baku masih ada," katanya.

Harga jual tahu dan tempe di Pasar Guntur masih dengan harga normal tergantung ukuran dari mulai Rp500 sampai Rp1.000 per potong, begitu juga tempe masih Rp4.000 per potong. (*)


Editor : inilahkoran