Dewan Pertanyakan Kejelasan Status Rukem Yang Hingga Kini Belum Jelas
Keberadaan rumah kemasan (Rukem) di Kabupaten Cirebon menjadi sorotan anggota dewan lantaran tidak jelas statusnya
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cirebon - Keberadaan rumah kemasan (Rukem) di Kabupaten Cirebon menjadi sorotan anggota dewan. Yakni terkait kepastian statusnya sudah sejauh mana. Sebab, asetnya dulu sempat diserahkan ke BKAD setempat.
"Nah iya, itu soal Kemasan Rukem sudah sejauh mana proses Barang Milik Daerahnya," kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon, Muhamad Ridwan, Selasa 22 Februari 2022.
Artinya, setelah diajukan penyerahan aset ke Pemkab Cirebon, apakah ditindaklanjuti, atau tidak. Karena dinas lain, seperti Dinas Koperasi dan UKM atau Dinas Perdagangan dan Perindustrian dipastikan membutuhkannya. Sebagai bagian dari pembinaan para pelaku UMKM.
Baca Juga: Puluhan Sekolah di Kota Bandung Kembali Beralih ke PJJ
Namun, ketika pembinaannya tidak berjalan, tentu keberadaan Rukem itu, disayangkan. Atau kata Ridwan, apakah perlu dipihakketigakan. Kalau memungkinkan, kenapa, kata dia, tidak diproses saja.
"Selain itu, pemeliharaannya juga bagaimana.Regulasinya juga bagaimana. Karena, ketika dilakukan pengelolaan, harusnya sudah ada regulasinya," ungkap Ridwan.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Edi Subandi menyampaikan, penyerahan aset sudah dilakukan pihaknya. Bahkan, sebelum dilakukan merger. Dimana Rukem ini, awalnya merupakan aset Dinas Kelautan dan Perikanan.
Baca Juga: Imron Lantik Ratusan Pejabat Fungsional Pemkab Cirebon
"Kita sudah menyerahkan aset itu. Kita sudah berkirim surat ke Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Sudah lama sejak dinas ini belum dimerger. Biar bisa dipakai. Bisa dimanfaatkan," ucapnya.
Tapi akunya, sampai saat ini jawaban BKAD belum turun. Padahal, berdasarkan informasi, awalnya Rukem itu akan dimanfaatkan oleh BUMD. Ia pun menjelaskan, di dalam Rukem itu berisikan beragam jenis mesin percetakan. Penunjang bagi para pelaku UMKM dalam hal pengemasan kemasan.
Di tahun ini pun kata dia, ada anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk renovasi. Nilainya sebanyak Rp 200 juta.
Baca Juga: Eunho dan Hyunseung Dikenalkan Boy Grup Baru YOUNITE Jadi Member Keenam dan Ketujuh
"Ya di tahun ini, ada bantuan untuk Rukem dari DAK. Nilainya Rp 200 juta. Itu tercatat masih menjadi asset kita," katanya.(maman suharman)
Editor : inilahkoran


