Update Dampak Gempa M6,1 di Pasaman Sumbar, 7 Orang Meninggal Dunia Ribuan Warga Mengungsi

Akibat gempa yang mengguncang wilayah Pasaman, Provinsi Sumatra Barat pada Jumat 25 Februari pagi, sebanyak tujuh orang dikabarkan meninggal

Update Dampak Gempa M6,1 di Pasaman Sumbar, 7 Orang Meninggal Dunia Ribuan Warga Mengungsi
Bangunan rusak di Pesaman Barat akibat gempa (foto: liputan6

INILAHKORAN, Bandung - Akibat gempa yang mengguncang wilayah Pasaman, Provinsi Sumatra Barat pada Jumat 25 Februari pagi, sebanyak tujuh orang dikabarkan meninggal dunia. Data tersebut dihimpun Pusdalops BNPB pada Jumat malam.

Sedangkan total korban luka-luka mencapai 85 orang, dengan rincian luka berat 10 orang dan luka ringan 50 orang di Pasaman Barat, serta 25 orang di Pasaman.

"Gempa juga berdampak pada pengungsian warga. Hingga kini sebanyak 5.000 warga mengungsi di 35 titik. BPBD melaporkan sebaran titik pengungsian di Kecamatan Talamau, Kecamatan Pasaman dan Kinali. Petugas di lapangan masih mendata warga yang mengungsi," demikian disampaikan BNPB dalam keterangan tertulis pada Sabtu 26 Februari 2022.

Baca Juga: Lagi, Banten Diguncang Gempa Berkekuatan 5,5 Magnitude

Petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, para personel organisasi maupun relawan dan warga masih memfokuskan pada pencarian, penyelamatan dan evakuasi serta pelayanan kepada warga terdampak.

Pascagempa M6,1, Pusdalops BNPB menerima laporan kejadian dua gempa susulan yang cukup signifikan dengan M5,0 pada pukul 11.02 WIB dan gempa M5,1 pukul 11.06 WIB.

Merespons gempa tersebut, Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto telah memerintahkan tim reaksi cepat (TRC) BNPB untuk melakukan kaji cepat situasi dan kebutuhan, serta memberikan pendampingan penanganan darurat di Sumatra Barat.

Suharyanto dan jajarannya juga akan bertolak pada hari ini untuk meninjau lokasi terdampak dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk memastikan penanganan darurat berjalan efektif.***


Editor : inilahkoran