Soal Intimidasi BSP, Bupati Cirebon Imron Minta KPM Berani Ambil Sikap
Tegas, Bupati Cirebon Imron minta KPM ambil sikap terkait dugaan intimidasi penyaluran BSP di wilayahnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Cirebon- Bupati Cirebon, Imron meminta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk berani mengambil sikap.
Pernyataan Bupati Cirebon Imron, itu terkait dugaan intimidasi maupun perlakuan tidak menyenangkan dalam program penyaluran Bantuan Sosial Pangan (BSP).
Bila KPM menemukan pemaksaan dari oknum untuk berbelanja di tempat tertentu, supaya melaporkan ke Pemkab Cirebon, ataupun ke nomor pengaduan yang telah disebarkan.
Baca Juga: Duh, Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu di Bandung Terganjal SIAK
Hal tersebut disampaikan Imron ketika dikonfirmasi terkait banyaknya keluhan dari masyarakat. Menurutnya, ia mendengar adanya informasi jika ada pihak yang menakut- nakuti KPM.
Mereka mengancam tidak akan memperoleh bantuan, kalau nantinya tidak membelanjakan uangnya kesalah satu warung. Nama KPM nantinya akan dicoret dan tidak bisa menerima bantuan lagi.
"Informasi itu salah dan keliru. Karena, data penerima bantuan sosial ini langsung dari Kemensos. Jadi pihak manapun tidak punya kewenangan untuk merubah ataupun mencoret KPM selain dari Kemensos itu sendiri. Kalau ada yang mengancam bakal menghapus nama dari daftar bantuan, itu dipastikan hoax, laporkan saja," pinta Imron, Sabtu 5 Maret 2022.
Baca Juga: Bukti Baru Kematian Tangmo Nida, Polisi Selidiki Suara Pria Misterius yang Terekam di Video
Imron menegaskan, pihak- pihak terkait dari level Dinas sampai dengan Pemdes harus memastikan instruksi masalah pendistribusian bantuan sosial tersebut.
Hal itu harus dilaksanakan dengan ketentuan yang berlaku. Imron meminta, semua pihak jangan mencari keuntungan ataupun menguntungkan salah satu pihak.
Baca Juga: Bukti Baru Kematian Tangmo Nida, Polisi Selidiki Suara Pria Misterius yang Terekam di Video
"Jangan ada pengkondisian atau pengarahan untuk berbelanja disalah satu warung. Biarkan KPM berbelanja sesuai keinginan, asal tetap berbelanja pangan sesuai kebutuhan mereka," tukasnya. (maman suharman)
Editor : inilahkoran


