BOR Covid-19 di Garut Menurun, Ribuan Positif Covid-19 Masih Isoman

Tingkat keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) pasien kasus Covid-19 di rumah sakit (RS) di Kabupaten Garut mulai menurun dibandin

BOR Covid-19 di Garut Menurun, Ribuan Positif Covid-19 Masih Isoman
kasus Covid-19 terus bertambah, dan dua orang kembali meninggal. Totalnua kini sudah 21 orang pasien Covid yang meninggal di Garut.
INILAH, Garut-Tingkat keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) pasien kasus Covid-19 di rumah sakit (RS) di Kabupaten Garut mulai menurun dibandingkan pada akhir Februari 2022.
 
Data Dinas Kesehatan Garut seperti disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Garut Muksin, Minggu (6/3/2022), hingga 5 Maret 2022, BOR kasus Covid-19 di RS rujukan Covid-19 di Garut tercatat mencapai sekitar 40,80 persen.
 
Atau sebanyak 183 pasien kasus Covid-19 dirawat dari total tempat tidur tersedia sebanyak 449 unit di tujuh RS rujukan Covid-19 di Garut.
 
 
Angka BOR tersebut menurun dibandingkan pada 28 Februari 2022 yang mencapai sekitar 51,80 persen, atau sebanyak 245 tempat tidur terisi dari total tempat tidur tersedia sebanyak 473 unit.
 
Berkurangnya BOR di RS tersebut selain banyak pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19, juga terdapat beberapa pasien meninggal dunia saat masih dalam perawatan.

Kebanyakan pasien positif dirawat di RS Umum dr Slamet Garut mencapai 67 orang (44,67) persen dari total tempat tidur tersedia sebanyak 150 unit, disusul RS Umum Tk IV Guntur dengan pasien sebanyak 53 orang (60,23%) dari 88 unit tempat tidur tersedia, RS Umum Nurhayati Garut dengan pasien sebanyak 22 orang (70,97 persen) dari 31 tempat tidur tersedia, dan RS Medina dengan pasien sebanyak 19 orang (95 persen) dari total tempat tidur tersedia 20 unit.
 
 
Pasien lainnya dirawat di RS Umum Annisa Queen sebanyak sembilan orang (22,50 persen) dari 40 tempat tidur tersedia, RS Umum Daeah Pameungpeuk Provinsi Jawa Bara dengan delapan pasien (8 persen) dari seratus unit total tempat tidur tersedia, dan RS Umum Intan Husada merawat lima pasien (25 persen) dari 20 unit tempat tidur tersedia.
 
BOR di tiga tempat isolasi terpusat (isoter) juga menurun menjadi 18,71 persen. Ada sebanyak 55 tempat tidur terisi dari total tempat tidur tersedia sebanyak 294 unit tersebar di Rusunawa, Islamic Center Garut, dan Karangsari. 
 
Sedangkan BOR di tempat isoter pada 28 Februari lalu mencapai 39,80 persen. Ada sebanyak 117 tempat tidur terisi dari total 294 tempat tidur tersedia di tiga tempat isoter.
 
 
Kendati BOR kasus Covid-19 di RS maupun di tempat isoter menurun, terdapat ribuan pasien positif Covid-19 masih menjalani isolasi mandiri (isoman) di luar tempat isoter, atau di masing-masing tempat tinggalnya.
 
Hingga saat ini, ada sebanyak 1.497 orang terkonfirmasi positif Covid-19 masih menjalani isoman. Jumlah tersebut menurun dibandingkan pada 28 Februari lalu yang mencapai sebanyak 1.567 orang.(zainulmukhtar)***
 
 


Editor : inilahkoran