INILAHKORAN, Cirebon - Tenaga Ahli Percepatan Pembangunan Daerah (TAPPD) Kabupaten Cirebon, secara resmi sudah mendapatkan SK Bupati.
Tugasnya, memberikan masukan kepada Bupati terkait program-program pembangunan yang ada di Kabupaten Cirebon.
"Tenaga ahli ini kami mintakan masukan-masukannya. Ini berkaitan dengan program-program yang ada di Kabupaten Cirebon," kata Bupati Cirebon Imron, Selasa (8/3/2022).
Ditanya target apa yang akan dicapai, menurutnya membuat jaringan ke provinsi dan pusat. Tujuannya, untuk mengambil program serta anggaran-anggaran dari provinsi dan pusat.
Imron juga menilai, tim ini tidak tumpang tindih dengan program dinas yang sudah ada. Justru tim ahli ini sebagai supervisi kepada setiap OPD.
"Tupoksinya adalah memberikan masukan serta evaluasi jalannya roda pemerintahan di SKPD-SKPD. Masalahnya, selama ini kinerja OPD tidak maksimal," ungkap Imron.
Sementara itu, salah satu Tim TAPPD Kabupaten Cirebon, Tasiya Soemadi Al Gotas mengungkapkan, dibentuknya TAPPD karena ada beberapa program unggulan di Kabupaten Cirebon yang belum berjalan. Nantinya diharapkan dengan adanya TAPPD ini dapat berjalan kembali.
Masih menurutnya, job desk kerjanya ada bidang-bidang sesuai dengan tupoksi yang ada. Salah satunya adalah, sesuai dengan yang telah disesuaikan dengan RPJMD periode 2019-2024 dan sesuai visi dan misi bupati dan wakil bupati.
"Tugas utama kami adalah mencari anggaran, mulai dari anggaran provinsi hingga ke pusat. Ada peran-perannya. Salah satunya adalah untuk menarik anggaran itu," papar Gotas.
Gotas menambahkan, dirinya menjamin tidak ada tumpang tindih antara TAPPD dengan dinas teknis, karena sangat berbeda. Pihaknya memastikan tidak akan mencampuri yang sudah berjalan, hanya saja bila yang melenceng dari relnya, pasti akan diluruskan.
"Tetapi, bukan kita yang eksekusi, kita hanya sampaikan ke Pak Bupati. Nanti Pak Bupati yang memberikan teguran," tukasnya. (maman suharman)***