Berikan Layanan Prima, Polresta Bogor Sabet Penghargaan dari KemenPAN-RB dan Ombudsman

Polresta Bogor Kota menyabet penghargaan dari KemenPAN-RB dengan kategori A berpredikat pelayanan prima

Berikan Layanan Prima, Polresta Bogor Sabet Penghargaan dari KemenPAN-RB dan Ombudsman
Polresta Bogor Kota menyabet penghargaan dari KemenPAN-RB dengan kategori A berpredikat pelayanan prima.

INILAHKORAN, Bogor - Memberikan layanan prima dengan berbagai inovasi untuk layanan publik, Polresta Bogor Kota menyabet penghargaan dari KemenPAN-RB dengan kategori A berpredikat pelayanan prima.

Selain menyabet penghargaan dari KemenPAN-RB dengan kategori A berpredikat pelayanan prima, Polresta Bogor Kota juga mendapatkan penghargaan dari Ombudsman.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro mengatakan Polresta Bogor Kota menjadi salah satu di antaranya 27 satwil yang mendapatkan penghargaan, pada era perkembangan teknologi informasi, revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, pelayanan publik saat ini harus meninggalkan budaya lama yang tidak baik.

Baca Juga: Konser BTS 'Permission To Dance On Stage - Seoul' Live Viewing Menjadi Rilis Bioskop Terlaris di Dunia

"Apresiasi saya kepada rekan media yang turut mendukung capaian prestasi Polresta Bogor Kota, kami terima dari dua lembaga pusat yang memonitor pelayanan publik dilakukan oleh berbagai institusi. Bagi saya penghargaan ini bonus, tapi intinya instrumen penilaian tidak menyangkut prasarana," ungkap Kapolresta Bogor Kota Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro kepada wartawan di ruang video conference Mako Muslihat, Kecamatan Bogor Tengah pada Senin 14 Maret 2022.

Susatyo melanjutkan, untuk membuat pelayanan terbaik pada SKCk, dirinya harus mengorbankan ruang Wakapolresta Bogor Kota dan ruang Kabagops. Kedua ruangan itu disulap jadi ruang pelayanan SKCK, sehingga angka yang besar yaitu 40 persen penilaian publik memuaskan.

"Ya, ada delapan aspek dinilai oleh Kemenpan-RB, memutuskan penilaian untuk 27 tingkat Polres SeIndonesia yang mendapat nilai A. Dari ombudsman juga kami dapat penghargaan. Polres yang memaparkan kinerja kami dihadapan DPRD Kota Bogor itu hanya Polresta Bogor Kota. Ada tiga fungsi yang kami jalankan, yaitu memelihara Kamtibmas, pelayanan dan penegakan hukum yang harus kami lakukan," terangnya.

Baca Juga: Semakin Mantap, Real Betis Geser Barcelona di Posisi Empat Besar

Susatyo menjelaskan, atas apa yang dilakukan itu Polresta Bogor Kota mendapat penghargaan juara 1 dan nilai An dalam pelayanan prima di Polresta Bogor Kota ini, didapatkan atas pelayanan yang lebih baik dibidang SIM dan SKCK. Penghargaan ini diraih Polresta Bogor Kota setelah dilakukan penilaian hampir selama setahun oleh tim dari Kemenpan-RB melalui uji fisik.

"Kami sejak awal berkomitmen untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya di wilayah hukum Kota Bogor, guna meningkatkan kenyamanan bagi masyarakat yang mengakses pelayanan di Polresta Bogor Kota. Ada enam aspek yang dinilai pada pelayanan publik ini yaitu masalah kebijakan pelayanan profesionalisme SDM, sarana dan prasarana sistem informasi pelayanan publik konsultasi dan pengaduan serta inovasi yang dibuat oleh satuan tersebut," bebernya.

Ia menambahkan, selain pelayanan prima di Polresta Bogor Kota, jajaran polsek diwilayah hukum Polresta Bogor Kota juga membuat berbagai program terobosan untuk memberikan pelayanan keamanan, ketertiban dan kenyamanan masryarakat.

Baca Juga: Bruno Cantanhede Cetak Brace Lagi di Persib, Ini Reaksi Robert Alberts

"Yang menjadi fokus kami adalah menghadirkan polisi lebih banyak di masyarakat sehingga masyarakat bisa dekat dengan polisi dan juga bisa mencegah dan menangani kejahatan-kejahatan street crime yang meresahkan sehingga masyarakat aman dalam berkegiatan," tambahnya.

 Susatyo juga memaparkan, karena itu ada beberapa program unggulan dari berbagai bidang, kemudian tugas utama Polresta Bogor Kota jugaada pak Presiden Republik Indonesia (RI) di Kota Bogor, sehingga untuk mengawal kegiatan-kegiatan kenegaraan. Jadi ada tamu negara juga pasti ke sini, karena itu dibentuk batalyon dalmas, ada detasemen pengamanan jalur dan ada detasemen penindakan.

"Kami juga menjadi contoh acuan bagi SeIndonesia baik itu pembatasan mobilitas Ganjil Genap (Gage), yang lebih bagus dibandingkan melakukan penyekatan esensial macetnya sampai 6 kilometer. Car Free Road (CFR) masih diberlakukan situasional, kami juga punya polisi RW, bisa membantu ketua RW karena diterjunkan ada 800 personil ke wilayah . Kami buat program peduli Isoman, donaturnya pengusaha, ormas dan lainnya. Ada juga struktur RW tangguh, Penyidik Prokes, operasi kurma raya untuk kewaspadaan pemudik pendatang," pungkasnya. (Rizki Mauludi)


Editor : inilahkoran