Beragam Cara Umat Islam di Garut Eskpresikan Suka Cita Sambut Ramadhan

Warga Kabupaten Garut menandai datangnya Bulan Ramadhan dengan berbagai ekspresi suka cita berikut ini:

Beragam Cara Umat Islam di Garut Eskpresikan Suka Cita Sambut Ramadhan
Suka cita umat Islam di Kabupaten Garut dalam menyambut Ramadhan.

INILAHKORAN, Garut- Kendati Pemerintah kembali memerketat mobilitas masyarakat menjelang Ramadan, suka cita umat Islam tak terbendung.

Beragam cara dilakukan umat Islam termasuk di Kabupaten Garut mengekspresikan suka citanya meyambut Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi.

Mulai pulang kampung bersilaturahim menyambangi keluarga dan berziarah kubur ke makam keluarga atau tokoh penyebar Islam, jadi beberapa cara masyarakat Garut menandai datangnya Ramadhan.

Baca Juga: Kultum Ramadhan Aa Gym: Agar Bisnis Menjadi Ibadah

Yang paling umum adalah menggelar pengajian khusus bermuhasabah atau menghitung amalan dalam rangka bersiap melaksanakan ibadah saum dan praktik ibadah lainnya di bulan Ramadan.

Bukan hanya di majlis taklim, masjid, perkantoran, lembaga/satuan pendidikan, melainkan juga antarkeluarga, antarkomunitas maupun lintas komunitas.

Pengajian tersebut merupakan pengalihan bentuk lain dari tradisi keramasan atau bersih-bersih diri menjelang kedatangan Ramadan atau biasa disebut rewahan atau munggahan yang di sebagian tempat masih dijalankan.

Baca Juga: Kultum Ramadhan Aa Gym: Penjelasan Asmaul Husna 'Al Ghoniyy' Allah yang Maha Kaya

Pada kegiatan menyambut Ramadan tersebut umumnya berisikan tausiah atau wasiat dan nasihat agar umat Islam saling memaafkan serta meningkatkan amal ibadah selama Ramadan, dan berlomba-lomba dalam kebaikan dengan penuh keikhlasan dan kegembiraan.

Sekadar mengungkap kegembiraan akan tibanya Ramadan yang penuh berkah itu, sebagian warga mengadakan acara makan-makan nasi tumpeng atau nasi liwet dengan berbagai menu sederhana beralaskan lembaran daun-daun pisang.

Laiknya tradisi makan bersama kalangan santri. Seperti dilakukan sejumlah ibu rumah tangga di Margamulya Pataruman Tarogong Kidul Garut.

Baca Juga: Kultum Ramadhan: Orang yang Tak Dapat Syafaat Rasulullah, Penjelasan Habib Ubaidillah Al Habsyi

"Ini hanya sekadar ungkapan syukur. Tak terasa, kita sudah akan tiba lagi di bulan Ramadan yang penuh berkah dan ampunan. Mudah-mudahan amal ibadah kita bisa lebih baik lagi di bulan Ramadan sekarang daripada sebelum-sebelumnya," kata Yuli (36) salah seorang warga.

Warga Desa Sukaluyu Kecamatan Sukawening bahkan kegiatan menyambut Ramadan berlangsung selama tiga hari tiga malam dengan diramaikan berbagai kegiatan lomba, pentas seni, bakti sosial, santunan kepada anak yatim piatu, dan tabligh akbar.

Baca Juga: Sebelum Ramadhan Tiba, Ini yang Harus Dipersiapkan Umat Muslim

"Perasaan bahagia dan senang akan kedatangan bulan suci Ramadhan harus tertanam dalam hati kita, dan acara ini bukti bahwa masyarakat Desa Sukaluyu sangat senang dan bahagia akan kedatangan bulan suci Ramadan," kata Wabup Garut Helmi Budiman yang berkesempatan menghadiri kegiatan tersebut.

Helmi berharap kegiatan tersebut menjadi awal yang baik dan dapat memberikan semangat dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan.***(zainulmukhtar)


Editor : inilahkoran